Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Sasmita, bersama dengan sejumlah kader lainnya ramai-ramai merobek foto Anies Baswedan. Hal itu dilatarbelakangi oleh pengkhianatan Anies Baswedan.
Partai Demokrat merasa dikhianai oleh keberadaan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Karena itu baliho Demokrat yang bergambar Anies Baswedan mulai diturunkan sesuai instruksi DPP Partai Demokrat.
“Demokrat Kabupaten Bogor menolak terjadinya pengkhianatan, khususnya dalam politik. Perubahan dan perbaikan yang akan kita lakukan harus dilakukan dengan baik dan benar, sesuai aturan main yang benar,” ujar Dede Sasmita.
“Maka dari itu, dengan ini kami menyatakan bahwa tidak ada pengkhianatan dalam politik. Politik dapat dilakukan secara santun, baik, dan benar,” lanjutnya.
Karena itu, mereka menolak Anies Baswedan lantaran dianggap sebagai pengkhianat politik. Dede Sasmita pun menginstruksikan terhadap seluruh struktur Partai Demokrat untuk mencopot foto Anies Baswedan di tempat publikasi yang mereka lakukan.
“Dimulai hari ini, saya akan mencopot Anies Rosyid Baswedan dari Partai Demokrat,” tuturnya dengan lantang.
Perobekan foto Anies Baswedan oleh Dede Sasmita itu pun dibarengi dengan teriakan dari para peserta. Mereka meneriaki Anies Baswedan sebagai pengkhianat.
“Tolak Pengkhianat!” teriak para peserta pencopotan.
“Semoga ini bisa menjadi contoh, bahwa politik dapat dilakukan dengan santun, baik, dan benar. Terima kasih,” pungkas Dede Sasmita.
Baca Juga: Ganda Putra Dunia yang Naik Peringkat Usai BWF World Championships 2023