Persija Jakarta harus menerima kenyataan pahit akibat kericuhan usai laga melawan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (2/9/2023).
Kericuhan hingga viral di media sosial menyoroti kasus pedagang cuanki yang berasal Bandung jadi sasaran beberapa oknum Jakmania.
Kini, manajemen tim Macan Kemayoran harus menerima kenyataan pahit harus terusir dari Stadion Patriot Candrabhaga.
Kepala Dinas Kepemudaan Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih, menjelaskan, untuk pertandingan Persija yang menimbulkan kerusuhan, tidak akan diberi izin kembali (oleh Pemkot). Diantaranya Persija vs Persib, Persebaya, vs Persebaya atau melawan Arema FC.
"Padahal Manajemen Persija sudah susah payah meminta izin menggelar pertandingan di Bekasi. Tapi sayang dirusak oleh oknum suporter yang membuat kerusuhan pasca laga," tulis unggahan akun Instagram @garudalegend yang dilansir Suara Joglo, Selasa (5/9/2023).
Akun itu juga menyebut jika Persija akan cukup kesulitan untuk mendapatkan izin menggelar partai big match di Bekasi.
"Gimana komentar kalian sob?," tambahnya.
Sebelumnya, salah satu akun Twitter yang mengunggah melihatkan video tukang cuanki sedang dikeroyok yang diduga oleh suporter Persija Jakarta, the Jakmania.
Hal ini terlihat dari beberapa atribut yang dikenakan oleh oknum suporter karena ada logo Persija pada atributnya.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Ini Ketentuan Foto Selfie untuk Daftar CPNS 2023
Tukang cuanki tersebut mengenakan kaos berwarna hitam, yang memang tujuannya untuk mencari uang dengan cara dagang cuanki saat laga Big Match Persija Jakarta menjamu Persib.