Mardiono Tegaskan Sikap Partai Soal Sistem Pemilu: Bagi PPP Mau Terbuka Atau Tertutup Itu Keniscayaan

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 08 Maret 2023 | 22:09 WIB
Mardiono Tegaskan Sikap Partai Soal Sistem Pemilu: Bagi PPP Mau Terbuka Atau Tertutup Itu Keniscayaan
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Kekinian, Plt Ketua Umum DPP PPP M Mardiono tak bisa menyatakan sikap partainya secara gamblang, terkait dengan mendukung Pemilu menggunakan sistem proporsional terbuka atau tertutup. Namun, ia hanya menegaskan bahwa PPP siap mengikuti Pemilu 2024 baik dengan sistem proporsional terbuka atau pun tertutup.

Pernyataan Mardiono itu disampaikan, lantaran PPP akan bersilaturami dengan dua partai politik pendukung Pemilu dengan sistem proporsional tertutup, yakni PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Mardiono mengatakan, urusan dukung mendukung sistem proporsional pemilu tidak menjadi penting. Apalagi, Mahkamah Konstitusi (MK) masih menyidangkan perkara soal uji materi terkait sistem pemilu proporsional terbuka ke tertutup.

"Kita kan dalam konteks mendukung atau tidak mendukung itu menjadi ranah MK. Tentu MK tidak akan terpengaruh dengan dukungan politik, karena itu hukum tata negara," kata Mardiono kepada wartawan pada Rabu (8/3/2023).

Menurutnya, kekinian PPP tidak dalam konteks mendukung atau tidak soal sistem pemilu proporsional tertutup. Walau sebelumnya, PPP sempat bersikap mendukung sistem pemilu proporsional terbuka bersama dengan 7 partai politik di parlemen.

"Jadi, PPP tidak dalam konteks mendukung atau tidak. Tapi dulu PPP menjadi bagian dari 8 parpol yang mendukung untuk proporsional terbuka," tuturnya.

"Menolak (tertutup kala itu) dalam arti, kalau misalnya, itu kemudian dibuat terbuka itu kemudian dengan waktu yang tidak cukup untuk mempersiapkan menghadapi sistem tertutup karena dengan adanya perubahan selama ini dipersiapkan pemilu itu sama dengan 2019. Nah kalau kemudian mendadak tertutup, itu akan ada persiapan yang bagi parpol agak menyulitkan," sambungnya.

Namun, Mardiono menyampaikan, sistem pemilu proporsional terbuka atau pun tertutup bagi pihaknya sebuah keniscayaan.

"Bagi PPP, itu terbuka atau tertutup keniscayaan. Kalau sudah menjadi keputusan harus kita jalankan," pungkasnya.

baca juga

Pertemuan

Untuk diketahui, Mardiono, mengungkapkan, soal nanti apa yang akan dibahas terkait rencana pertemuan partainya dengan Partai Bulan Bintang atau PBB pada Senin (13/3/2023) pekan depan.

Menurutnya, hal itu dilakukan hanya untuk bersilaturami saja, belum bicara koalisi atau pun untuk mendukung Pemilu dengan sistem proporsional tertutup.

"Kalau Pak Yusril itu teman lama saya sejak tahun 88, 90 itu saya berteman sama beliau. Ya pertama teman lama. Kedua tentu sesama partai politik kita bersilaturahmi. Tentu di situ namanya politik kita bertemu yang dibahas soal politik," kata Mradiono kepada wartawan, Rabu (8/3/2023).

Mardiono menjelaskan, mengapa pihaknya memilih PBB untuk melakukan silaturami sebelum melakukan silaturami ke PDI Perjuangan atau PDIP, hal itu dilakukan lantaran melihat figur Yusril Ihza Mahendra.

"Kita ingin karena pak Yusril juga tentu adalah tokoh nasional kita. Senior, beliau pakar hukum tata negara yang track record politiknya juga panjang. Tentu kita bersilaturami. Sebenarnya umum aja sih. Tapi beliau dari PBB yang datang ke PPP," ungkapnya.

Sementara itu, ketika ditanya soal peluang untuk berkoalisi, Mardiono menjawab hal itu masih jauh dilakukan.

"Belum sih. Belum sampai ke arah koalisi. Ya kan PBB juga sudah menjadi peserta pemilu kan. Termasuk partai yang lolos seleksi KPU," tuturnya.

Adapun saat disinggung soal sikap PBB yang mendukung pemilu dengan sistem tertutup apakah ada hubungannya dalam pertemuan tersebut, Mardiono hanya menjawab secara diplomatis.

"Ya kalau terbuka atau tertutup itu menjadi kewenangan MK. Karena yang sedang menangani persoalan, uji materi tentang terbuka atau tertutup memang kewenangannya di MK. Kalau PPP sebagai partai peserta pemilu mau terbuka atau tertutup siap-siap saja," tuturnya.

"PPP kan sudah punya pengalaman untuk mengikuti pemilu secara proporsional tertutup juga sudah punya pengalaman. Sudah pernah menjalankan. Proporsional terbuka juga sudah menjalankan. Prinsipnya PPP siap saja," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manuver PPP Silaturami ke PDIP dan PBB, Sepakati Sistem Proporsional Tertutup?

Manuver PPP Silaturami ke PDIP dan PBB, Sepakati Sistem Proporsional Tertutup?

Kotak Suara | Rabu, 08 Maret 2023 | 18:55 WIB

Membaca Nasib KIB yang Kini di Ujung Tanduk: Parpol Rebutan Usung Capres

Membaca Nasib KIB yang Kini di Ujung Tanduk: Parpol Rebutan Usung Capres

Kotak Suara | Rabu, 08 Maret 2023 | 17:53 WIB

Bakal Temui PBB Pekan Depan, PPP: Kita Silaturami, Belum Sampai ke Arah Berkoalisi

Bakal Temui PBB Pekan Depan, PPP: Kita Silaturami, Belum Sampai ke Arah Berkoalisi

News | Rabu, 08 Maret 2023 | 17:27 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×