Populi Ungkap PDIP Punya Elektabilitas Tertinggi, Perindo jadi Partai Nonparlemen Teratas

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 26 Juni 2023 | 19:09 WIB
Populi Ungkap PDIP Punya Elektabilitas Tertinggi, Perindo jadi Partai Nonparlemen Teratas
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di podium sampaikan pidato dalam rangka Perayaan Puncak Bulan Bung Karno di Stadion GBK Jakarta pada Sabtu (24/6/2023). [Dok. DPP PDIP]

Suara.com - Populi Center mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan elektabilitas partai politik.

Berdasarkan hasil survei tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menempati posisi teratas.

"Apabila pemilihan legislatif untuk memilih anggota DPR RI dilakukan pada hari ini, PDIP menjadi partai dengan tingkat keterpilihan tertinggi," kata Peneliti Populi Center Hartanto Rosojati di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (26/6/2023).

Tingkat elektabilitas PDIP dalam survei tersebut mencapai 20,8 persen. Meski turun dari survei yang dilakukan Populi pada Mei 2023, PDIP tetap memimpin di posisi teratas.

Selanjutnya, Partai Gerindra menempati posisi kedua dengan 11,8 persen, diikuti Partai Golkar 10,1 persen di posisi ketiga.

Lebih lanjut, posisi berikutnya diisi oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 7,7 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6,8 persen, dan Partai Demokrat 6,5 persen.

Kemudian pada urutan berikutnya, ada Partai NasDem dengan 6,2 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 3,3 persen, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 3,1 persen.

Tak hanya itu, Populi juga melakukan survei untuk mengetahui elektabilitas partai politik nonparlemen yang dipimpin oleh Partai Perindo dengan tingkat keterpilihan tertinggi.

"Untuk partai-partai nonparlemen, Perindo menjadi partai yang mendapatkan keterpilihan paling tinggi yaitu dengan 2,5 persen," ujar Hartanto.

baca juga

Adapun partai politik nonpartai dengan tingkat keterpilihan di bawahnya, yakni Hanura dengan 1 persen, Partai Buruh 0,9 persen, Gelora 0,5 persen, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 0,5 persen, dan Partai Bulan Bintang (PBB) 0,4 persen.

Selanjutnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 0,4 persen, Garuda 0,3 persen, dan Partai Ummat 0 persen.

"Adapun sebesar 2,1 persen menyatakan tidak memilih atau golput, sebesar 12 persen belum memutuskan, dan sebesar 3,1 persen menolak menjawab," tandas Hartanto.

Perlu diketahui, survei ini dilakukan pada 5 sampai 12 Juni 2023 kepada 1.200 respoden yang dipilih secara multistage random sampling.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan aplikasi survei Populi Center. Adapun margin of error pada survei ini sebesar 2,83 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Populi: Publik Tak Percaya DPR RI hingga Partai Politik

Survei Populi: Publik Tak Percaya DPR RI hingga Partai Politik

News | Senin, 26 Juni 2023 | 18:21 WIB

Offside Ganjar Cawe-cawe di Jakarta, Pengamat: Lebih Baik Berprestasi di Daerah Sendiri, Daripada di Wilayah Orang

Offside Ganjar Cawe-cawe di Jakarta, Pengamat: Lebih Baik Berprestasi di Daerah Sendiri, Daripada di Wilayah Orang

Kotak Suara | Senin, 26 Juni 2023 | 17:16 WIB

Meski Erick Thohir Datangkan Tim Argentina ke Indonesia, Sandiaga Tetap Kokoh Jadi Cawapres yang Dipilih Berdasar Survei

Meski Erick Thohir Datangkan Tim Argentina ke Indonesia, Sandiaga Tetap Kokoh Jadi Cawapres yang Dipilih Berdasar Survei

Kotak Suara | Senin, 26 Juni 2023 | 16:54 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×