Profil dan Agama Ade Armando: Kader PSI Pertama yang Dihukum Kaesang Pangarep

Ruth Meliana

Sabtu, 07 Oktober 2023 | 08:15 WIB
Profil dan Agama Ade Armando: Kader PSI Pertama yang Dihukum Kaesang Pangarep
Ade Armando membagikan foto pertemuannya dengan Kaesang. (Twitter (X)/@adearmando61)

Suara.com - Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mendapat sanksi dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Hal ini karena Ade dianggap telah mencela parpol lain dan membuat gaduh. Ade pun mengaku akan mematuhi sanksi yang diberikan Kaesang karena dia menilai masukan yang diberikan putra bungsu Presiden Jokowi itu masuk akal.

Kaesang menyebut sanksi pertama yang telah diberikan kepada Ade adalah dengan mentraktir jajaran DPP PSI. Sementara itu Kaesang sendiri pada Kamis (5/10/2023) lalu mengaku telah meminta maaf kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharan karena PSI yang disebut-sebut sempat mencela PDIP.

Simak biodata dan profil Ade Armando, Kader PSI yang disanksi Kaesang berikut ini.

Profil Ade Armando

Ade Armando adalah pegiat sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia (UI) yang jadi kader PSI. Dia lahir dari keluarga perantau Minangkabau pasangan Mayor Jus Gani dan Juniar Gani. Ade adalah anak bungsu dari 3 bersaudara. 

Ayah Ade Armando adalah seorang diplomat yang terpaksa harus turun setelah terkena dampak runtuhnya pemerintahan Soekarno. Jus Gani sempat jadi atase di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Maroko dan Filipina. Setelah dipecat dari militer, dia merantau membawa keluarganya ke Malaysia untuk berdagang.

Di sana, Ade Armando pernah dipermalukan oleh seorang guru keturunan Cina di depan teman-temannya karena tidak lancar berbahasa Inggris. Namun hal itu rupanya memacu Ade untuk belajar hingga bisa berbahasa Inggris dengan lancar. Pada 1968, keluarga Ade kembali ke Indonesia dan menetap di Bandung dalam keadaan pailit.

Ade memulai pendidikan formalnya di SD Banjarsari I Bandung pada 1973. Kemudian dilanjutkan dengan SMP Negeri 2 Bogor dan SMA Negeri 2 Bogor. Setelah itu Ade berkuliah di Universitas Indonesia dan mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi.

Sembari kuliah, Ade juga aktif dalam pers mahasiswa, Warta UI. Dari situlah dia mulai mendalami jurnalistik. Ade tercatat sebagai pengajar di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (FISIP UI). 

baca juga

Karier Ade Armando

Ade Armando dikenal sebagai dosen tetap FISIP UI sejak Maret 1990. Dia pernah mendaftar FISIP UI untuk jadi diplomat, namun karena nilai mata kuliah ilmu pengantar politiknya rendah, maka dia pindah ke jurusan ilmu komunikasi.

Selain dosen, Ade juga pernah menggeluti dunia jurnalistik. Dia menjadi wartawan majalah Prisma (1988–1989) dan Redaktur Penerbit Buku LP3ES (1991–1993).

Pada tahun 1993, Ade juga menjabat sebagai redaktur Republika yakni sebuah surat kabar Islam, sesuai kesukaannya. Dikarenakan tekanan politik pada zaman Orde Baru, dia lantas keluar dari media berita itu.

Selama kuliah, Ade aktif tergabung dalam pers mahasiswa di Warta UI. Dia mengaku kerap berjualan rempeyek di kampus untuk membiayai uang kuliahnya. Selain itu Ade juga menyebut belajar menjadi wartawan dari Rosihan Anwar dan Masmimar Mangiang.

Ade kemudian beralih profesi sebagai peneliti dan Manajer Riset Media Tylor Nelson Sofres pada 1998–1999. Dia mengaku diajak oleh Marwah Daud Ibrahim untuk menjadi Direktur Media Watch & Consumer Center pada 2000–2001 yang dianggapnya bebas dan tidak memihak Habibie.

Puncaknya, Ade mengajukan pensiun dini dari Universitas Indonesia setelah memutuskan menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Biodata Ade Armando

  • Nama lengkap: Dr. Ade Armando, M.S
  • Nama panggilan: Ade
  • Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 24 September 1961
  • Usia: 62 tahun
  • Agama: Islam
  • Kebangsaan: Indonesia
  • Pendidikan:
    - SD Banjarsari I Bandung (tamat 1973),
    - SMP Negeri 2 Bogor (tamat 1976),
    - SMA Negeri 2 Bogor (tamat 1980).
    - S1 Universitas Indonesia (lulus 1988)
    - S2 Florida State University, Amerika Serikat (lulus 1991)
    - S3 Universitas Indonesia (lulus 2006)
  • Profesi: Dosen FISIP UI
  • Istri: Dra. Nina Mutmainnah, M.Si.
  • Anak: Yasmin Rifdaniar dan Feisal Irfansyah
  • Orang tua: Jus Gani (ayah) dan Juniar Gani (ibu)
  • Karya tulis: Televisi Jakarta di Atas Indonesia (2011), dan Televisi Indonesia di Bawah Kapitalisme Global (2016)
  • Instagram: @adearmando_official
  • Twitter (X): @adearmando61

Kronologi Disanksi Kaesang

Ketua Umum PSI mengklaim telah memberikan sanksi kepada kader partainya, Ade Armando yang dianggap telah bikin gaduh dan mencela parpol lain. Disebut Kaesang, sanksi itu sebagai langkah pendisiplinan dari PSI. Selain Ade, ada beberapa kader lain di partainya yang dikenakan pendisiplinan.

"Sementara kita suruh Bang Ade Armando untuk traktir kita di DPP, itu sanksi pertama. Ya,jangan sampai ada sanksi kedua. Sudah kami disiplinkan, kami ingatkan di setiap meeting mingguan kita berpolitik yang gembira, sopan dan santuy," ucap Kaesang pada Jumat (6/10/2023).

Sebelum Kaesang jadi Ketum PSI, PDIP dengan PSI memang sempat terlibat saling sindir. Hal itu bermula ketika politikus PSI Ade Armando mengaku mendapat info bakal capres Ganjar Pranowo telah meneken kontrak politik dengan PDIP.

Salah satu poin kontrak yang disebut Ade adalah jika Ganjar terpilih jadi presiden, maka jajaran kabinetnya akan ditentukan oleh PDIP. Ade minta kabar itu segera diklarifikasi. 

Pernyataan Ade itu mendapat respons dari Ketua DPP PDIP Said Abdullah yang menyebut PSI merupakan partai kecil pengganggu. Menurut dia, PSI tengah mencari perhatian publik dengan mengganggu PDIP yang merupakan partai pemenang Pemilu 2019.

Tak tinggal diam, Ade kembali menyentil PDIP dengan menyebutnya popularitas Ganjar selama ini bukanlah peran PDIP, melainkan relawan.

Ade Armando sempat menanggapi sanksi yang diberikan Kaesang kepadanya.

"Astagfirullah! Mas Kaesang kok tega banget! Apakah hukumannya harus seberat ini, hanya gara-gara saya menyerang PDIP," bunyi cuitan Ade Armando dalam akun X pada Jumat (6/10/2023).

Dalam cuitan lain, Ade Armando mengisahkan pertemuannya dengan Kaesang yang baru jadi Ketum PSI. Dia juga menyertakan dua buah foto bersama Kaesang.

"Saya ditegur Bro Ketum PSI Kaesang Pangarep. Kemarin adalah kali pertama saya bisa ngobrol dengan Ketum PSI Kaesang Pangarep. Dia  ini pintar,, seru, santai, ramah. Kata teman-teman DPP, dia juga  pekerja keras. PSI sungguh sungguh beruntung punya pemimpin seperti dia. Wish you only the very best, bro!" cerita Ade Armando.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Penampilan Nyentrik Kaesang saat Temui Tokoh Penting: Pakai Peci dan Tas Boneka

Deretan Penampilan Nyentrik Kaesang saat Temui Tokoh Penting: Pakai Peci dan Tas Boneka

Kotak Suara | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 06:55 WIB

Kaesang Pangarep Jatuhkan Sanksi ke Ade Armando Gegara Bikin Gaduh Partai Lain

Kaesang Pangarep Jatuhkan Sanksi ke Ade Armando Gegara Bikin Gaduh Partai Lain

Jogja | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 01:49 WIB

Ditegur Kaesang, Ade Armando Akan Nurut: Dia Ketum dan di Belakangnya Ada Jokowi

Ditegur Kaesang, Ade Armando Akan Nurut: Dia Ketum dan di Belakangnya Ada Jokowi

Kotak Suara | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 05:50 WIB

Jokowi Disebut Tak Akan Pindah Parpol, Pengamat Pakai Logika: kalau Mau Berteduh Pakai Rumah yang Besar atau Kecil?

Jokowi Disebut Tak Akan Pindah Parpol, Pengamat Pakai Logika: kalau Mau Berteduh Pakai Rumah yang Besar atau Kecil?

Kotak Suara | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 04:50 WIB

Nelangsanya Ade Armando Dapat Sanksi Pertama dari Ketum PSI Kaesang; Astagfirullah! Kok Tega Banget!

Nelangsanya Ade Armando Dapat Sanksi Pertama dari Ketum PSI Kaesang; Astagfirullah! Kok Tega Banget!

News | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 22:40 WIB

Kaesang Pangarep Dikira Pakai Wig, Publik Temukan Persamaan Wajah Erina Gudono dan Suami

Kaesang Pangarep Dikira Pakai Wig, Publik Temukan Persamaan Wajah Erina Gudono dan Suami

Entertainment | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 21:12 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×