Ganjar Terusik dengan Putusan MKMK, NasDem: Kemarin Ke Mana Saja?

Erick Tanjung, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 11 November 2023 | 21:18 WIB
Ganjar Terusik dengan Putusan MKMK, NasDem: Kemarin Ke Mana Saja?
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menanggapi pernyataan bakal calon presiden Ganjar Pranowo yang merasa terusik dengan putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Sebab, MKMK tidak menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia minimal calon presiden dan wakil presiden.

“Kemarin-kemarin ke mana?” kata Ali di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2023).

Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya yang mendukung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar merasa tidak terganggu dengan putusan MKMK dan MK yang memuluskan jalan Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto meski belum berusia 40 tahun.

“Biasa saja, itu kan hak warga negara (untuk menjadi cawapres) kok, kami hormati hukum,” ujar Ali.

Pernyataan Ganjar

Sebelumnya, Ganjar menyampaikan kegelisahannya di media sosial miliknya mengenai dinamika yang terjadi usai MKMK menetapkan putusannya beberapa waktu lalu. Pernyataan itu disampaikan Ganjar melalui akun Instagram pribadinya seperti dilihat, Sabtu (11/11).

"Saya tercenung memantau perkembangan akhir-akhir ini tentang kondisi politik setelah putusan hasil MKMK. Saya mencoba diam sejenak, saya merenungkan bangsa ini ke depan. Saya mencermati, kata demi kata, kalimat dari kalimat putusan itu yang menjadi pertimbangan dan dasar Majelis Kehormatan MK. Dari situ saya semakin gelisah dan terusik," kata Ganjar seperti dikutip Suara.com.

Dia mempertanyakan putusan yang diambil dari hasil pelanggaran etik berat bisa lolos dan terjadi di lembaga konstitusi.

"Mengapa sebuah keputusan dari sebuah proses dengan pelanggaran etik berat dapat begitu saja lolos, apa ada bentuk pertanggungjawabannya kepada rakyat secara hukum," tuturnya.

baca juga

"Mengapa keputusan dengan masalah etik, di mana etik menjadi landasan dari hukum masih dijadikan rujukan di dalam kita bernegara. Mengapa hukum tampak menyilaukan hingga menyakitkan mata, sehingga kita rakyat sulit sekali memahami cahayanya," sambungnya.

Ia mengaku berbicara hal tersebut sebagai bagian dari warga, sebagai bagian dari rakyat yang ikut gelisah melihat demokrasi dan keadilan yang sedang ingin dihancurkan.

Sementara di sisi lain, ia menyampaikan, MKMK telah menyampaikan keputusannya. Menurutnya, MKMK telah membuktikan bahwa lembaga tertinggi konstitusi Republik Indonesia masih menjunjung tinggi ruh dari demokrasi Indonesia, masih sangat panjang perjalannya.

Tak hanya itu, ia berharap masa depan Indonesia dapat dibangun dengan fondasi yang berdasar nilai-nilai luhur bangsa tanpa tendensi apa pun yang mencederai demokrasi dan keadilan.

"Kita generasi yang ada saat ini punya tanggung jawab sejarah apakah kita akan mengorbankan sejarah panjang indonesia ke depan, jawaban saya tidak. Kita akan memastikan sejarah yang terang memastikan demokrasi dan keadilan sampai selamanya. Diam bukan sebuah pilihan, mimpi yang diimpikan sendirian hanya akan menjadi mimpi. Mimpi yang diinginkan bersama adalah kenyataan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas Anies - Cak Imin Disebut Rendah, Ahmad Ali NasDem Tak Percaya Survei

Elektabilitas Anies - Cak Imin Disebut Rendah, Ahmad Ali NasDem Tak Percaya Survei

Kotak Suara | Sabtu, 11 November 2023 | 21:13 WIB

Poster Ganjar Dicopot  Satpol PP, TPN Ganjar-Mahfud Meradang: Kejadian Ini Cederai Demokrasi

Poster Ganjar Dicopot Satpol PP, TPN Ganjar-Mahfud Meradang: Kejadian Ini Cederai Demokrasi

Kotak Suara | Sabtu, 11 November 2023 | 20:40 WIB

Di Hadapan Warga Sumut, Ganjar Singgung Soal yang Berkuasa Kuat Bakal Tumbang

Di Hadapan Warga Sumut, Ganjar Singgung Soal yang Berkuasa Kuat Bakal Tumbang

Kotak Suara | Sabtu, 11 November 2023 | 20:22 WIB

Terkini

Persib Bandung Pastikan Tak Ada Konvoi Jika Juara Piala Presiden 2026, Fokus Tatap Musim Baru

Persib Bandung Pastikan Tak Ada Konvoi Jika Juara Piala Presiden 2026, Fokus Tatap Musim Baru

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Biak Cintai Tanah Air Lewat Pemanfaatan Potensi Wisata Bahari

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Biak Cintai Tanah Air Lewat Pemanfaatan Potensi Wisata Bahari

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan

Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan

Sumbar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas

Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:39 WIB

1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN

1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?

Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Komisi III Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Publik Diminta Tak Percaya Isu Menyesatkan

Komisi III Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Publik Diminta Tak Percaya Isu Menyesatkan

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih

Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:34 WIB

×