Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:39 WIB
Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia menguat dipicu keraguan pasar atas stabilitas kesepakatan pelayaran Selat Hormuz.

  • Iran dan Oman menyepakati rute pelayaran baru, memberikan Teheran kendali atas lalu lintas Teluk.

  • Ancaman serangan pada infrastruktur energi dan kapal tanker terus menahan pemulihan pasokan global.

Suara.com - Harga minyak dunia merangkak naik akibat kekhawatiran investor terhadap efektivitas perundingan Iran-Oman serta ancaman serangan kapal tanker di Timur Tengah. Pasar merespons dingin kabar kesepakatan alur pelayaran Selat Hormuz karena potensi gangguan pasokan fisik belum sepenuhnya mereda.

Kontrak berjangka Brent menguat 48 sen atau 0,60 persen ke level 79,93 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate AS bertambah 29 sen atau 0,39 persen menjadi 75,51 dolar AS per barel.

Chief Market Analyst KCM Trade, Tim Waterer, menilai pasar masih diselimuti trauma atas kegagalan kesepakatan masa lalu.

Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].

"Para pedagang masih mengingat Nota Kesepahaman berusia pendek yang ditandatangani pada Juni, sehingga ada kecemasan yang dapat dipahami bahwa kesepakatan baru apa pun bisa terbukti sama rapuhnya," kata Tim Waterer.

Juru Bicar Kemenlu Iran Esmaeil Baghaei menyatakan Iran dan Oman telah menyepakati koordinat geografis jalur pelayaran Selat Hormuz. Pengumuman bersama sedang difinalisasi selama tidak ada intervensi dari pihak ketiga.

Rancangan kesepakatan tersebut dilaporkan memberi wewenang penuh kepada Teheran untuk mengontrol setiap kapal yang memasuki Teluk. Langkah ini menjadi salah satu konsesi terbesar yang diperoleh Iran dalam upaya mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat.

Data pengapalan mencatat ekspor minyak mentah dan kondensat negara-negara Teluk pada Juli masih tertahan 40 persen di bawah level pra-perang. Pasar membutuhkan bukti nyata pemulihan volume sebelum melepaskan premi risiko geopolitik.

Tim Waterer menegaskan bahwa kepastian pasokan menjadi kunci utama stabilisasi harga di pasar global.

"Sampai kita melihat peningkatan volume yang berkelanjutan dan terverifikasi, pasar akan terus memperhitungkan tingkat risiko pasokan," ujar Tim Waterer.

baca juga

Teheran turut menyampaikan peringatan keras kepada negara-negara Teluk terkait potensi serangan baru dari Amerika Serikat. Serangan balasan akan langsung menargetkan infrastruktur energi vital di seluruh kawasan.

Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah meluncurkan serangan rudal ke dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah dan Teluk Aden. Pemerintah Arab Saudi hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi atas klaim serangan tersebut.

Arab Saudi merespons kondisi pasar dengan memotong harga jual resmi minyak Arab Light ke Asia untuk pengiriman September sebesar 2 dolar AS di bawah rata-rata Oman/Dubai. Di sisi lain, Presiden Volodymyr Zelenskiy mengonfirmasi militer Ukraina berhasil menghantam dua kilang minyak jauh di dalam wilayah Rusia.

Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang menyalurkan seperlima pasokan harian minyak mentah dan gas alam cair global. Pelayaran di kawasan strategis ini lumpuh total sejak konflik bersenjata pecah pada akhir Februari lalu.

Ketegangan geopolitik yang meluas dari Timur Tengah hingga kawasan Eropa Timur terus menahan laju pemulihan pasokan energi dunia. Ketidakpastian ini memicu ketegangan berantai pada stabilitas harga bahan bakar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Terkini

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?

Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Komisi III Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Publik Diminta Tak Percaya Isu Menyesatkan

Komisi III Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Publik Diminta Tak Percaya Isu Menyesatkan

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih

Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control

Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:33 WIB

BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan

BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri

Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno

Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu

Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

×