Berada di Urutan Buncit Hasil Survei Kompas, Kampanye Ganjar-Mahfud Tidak Kreatif?

Chandra Iswinarno

Selasa, 12 Desember 2023 | 05:00 WIB
Berada di Urutan Buncit Hasil Survei Kompas, Kampanye Ganjar-Mahfud Tidak Kreatif?
Bakal Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD. [Dok.Antara]

Suara.com - Hasil survei yang dilakukan Kompas kekinian menunjukan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang digadang-gadang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berada di urutan buncit dengan perolehan 15,3 persen.

Lantaran itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai pasangan nomor urut 3 itu harus bekerja keras mencari cara dan strategi kreatif agar bisa diterima pemilih pemula, milenial, dan gen z.

"Kampanye yang dilakukan harus ada diferensiasi atau pembeda dari capres lain. Ganjar-Mahfud harus kerja keras dan maksimal mencari skema dan format kampanye yang cocok dan kreatif dan memiliki diferensiasi dibandingkan capres lain," katanya di Jakarta, Senin (12/12/2023).

Dalam survei tersebut, Ganjar-Mahfud berselisih 10 persen dengan saingan terdekatnya, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang memeroleh 16,7 persen.

Sedangkan pasangan capres-cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berada di posisi puncak dengan 39,3 persen.

Hasil Survei Fluktuatif

Tak mau larut dalam suasana, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menilai, hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga sangat fluktuatif karena dipengaruhi banyak hal.

"Survei itu jadi alat ukur yang perlu kita perhatikan, tapi biasa lah pergerakan survei itu fluktuatif," katanya Baidowi santai.

Namun, ia meyakini dalam dua bulan mendatang akan ada situasu yang berbalik mempengaruhi elektabilitas. Momen tersebut salah satunya, debat capres-cawapres yang diselenggarakan KPU.

baca juga

Awiek, sapaan Achmad Baidowi, mengatakan forum debat akan mendapatkan sorotan yang luar biasa dari masyarakat.

Sementara itu, Ketua Divisi Kampanye Nasional Bappilu DPP Partai Hanura Jimmy Charles Kawengian menyatakan menghormati hasil survei berbagai lembaga terkait elektabilitas capres-cawapres.

Hasil survei terakhir elektabilitas capres-cawapres, nantinya bakal dijadikan bahan introspeksi bagi tim internal Ganjar-Mahfud.

"Ini jadi pecutan bagaimana menaikan elektabilitas Ganjar. Seperti apa langkahnya, kami ada strateginya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pede Abis! PKB Yakin Suara Pemilih Bimbang Survei Litbang Kompas Pro Perubahan: Tunggu Saja Akhirnya

Pede Abis! PKB Yakin Suara Pemilih Bimbang Survei Litbang Kompas Pro Perubahan: Tunggu Saja Akhirnya

Kotak Suara | Senin, 11 Desember 2023 | 20:05 WIB

'Mereka Gak Mungkin Diam' Gibran Curigai Ini ke Anies - Imin dan Ganjar - Mahfud Gegara Kalah Telak di Survei

'Mereka Gak Mungkin Diam' Gibran Curigai Ini ke Anies - Imin dan Ganjar - Mahfud Gegara Kalah Telak di Survei

Kotak Suara | Senin, 11 Desember 2023 | 18:44 WIB

Ogah Terlena Survei Bagus Litbang Kompas, Gibran Disambut Riuh Tepuk Tangan Relawan: Patokan Kita Survei Jelek

Ogah Terlena Survei Bagus Litbang Kompas, Gibran Disambut Riuh Tepuk Tangan Relawan: Patokan Kita Survei Jelek

Kotak Suara | Senin, 11 Desember 2023 | 18:21 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×