Tikung Prabowo-Gibran, Elektabilitas Ganjar-Mahfud di Survei IPE Teratas karena PDIP Bisa Pisahkan Massa Jokowi?

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 18 Januari 2024 | 21:21 WIB
Tikung Prabowo-Gibran, Elektabilitas Ganjar-Mahfud di Survei IPE Teratas karena PDIP Bisa Pisahkan Massa Jokowi?
Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo (kanan) dan Mahfud MD (kiri) saat acara PAKU Integritas di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Lembaga survey Indonesia Political Expert (IPE) merilis hasil jajak pendapat yang dilakukan pada 2-16 Januari 2024. Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Wapres) nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang selama ini diunggulkan kini telah disalip.

Peneliti IPE, Agustanto Imam Suprayoghi, mengatakan dibandingkan hasil survei sebelumnya yang dilakukan setiap bulan sejak September lalu, elektabilitas Prabowo-Gibran cenderung stagnan. Peningkatan tertinggi justru terjadi pada Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang naik hingga 4,39 persen.

“Elektabilitas kandidat capres dan cawapres umumnya naik, namun kenaikan paling tinggi didapatkan pasangan Ganjar-Mahfud dari 33,57 persen di bulan Desember 2023 menjadi 35,1 di Januari 2024,” ujar Agustanto kepada wartawan, Kamis (18/1/2024)

Agustanto mengatakan, elektabilitas Ganjar-Mahfud naik signifikan dari September 2023 yang masih 30,45 persen menjadi 35,3 persen pada Januari 2024 atau sekitar 4,39 persen.

Kenaikan kedua terjadi pada kubu Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dari 23,79 persen di bulan September 2023 menjadi 27,1 persen di Januari 2024 atau naik 4,10 persen.

Sementara itu, kubu Prabowo-Gibran hanya naik 2,82 persen dari 29,89 persen di bulan September 2023 menjadi 32,2 persen di bulan Januari 2024.

Penurunan elektabilitas Prabowo-Gibran berimbas pada dua partai yakni Gerindra dan Golkar. Berdasarkan hasil temuan IPE, Gerindra turun dari 17,8 persen berdasarkan survey di bulan Desember 2023 ke 16,1 persen di bulan Januari 2024. Sementara itu, Golkar turun dari 12,7 persen di bulan Desember 2023 menjadi 10,4 persen di Januari 2024.

“Turunnya elektabilitas Partai Golkar karena diambil Nasdem, Demokrat, Perindo dan Hanura,” kata Agustanto.

Apalagi, strong voters atau pemilih yang sudah berkeyakinan kuat menentukan pilihannya paling rendah di kubu Prabowo-Gibran.

baca juga

“Strong voter Anis Muhaimin dan Ganjar Mahfud mencapai diatas 80 persen sementara Prabowo Gibran dilevel 75,3 persen," tutur Agustanto.

Sementara itu, elektabilitas PDIP, PKS, PKB dan Nasdem naik dari survey Desember 2023 dalam hasil survey Januari 2024.

PDIP naik dari 23,8 persen menjadi 24,1 persen; PKB naik dari 6,6 persen menjadi 7,1; PKS naik dari 6,8 persen menjadi 7,3 persen; Nasdem naik dari 5,1 menjadi 6,3 persen; PAN naik dari 3,6 persen menjadi 4,4 persen; Demokrat naik dari 3,9 menjadi 4,5 persen dan Perindo naik dari 2,68 persen menjadi 4 persen.

Menanggapi hasil survei itu, pengamat politik dari LIMA Ray Rangkuti menilai elektabilitas Prabowo-Gibran macet karena sejumlah faktor. Pertama, tren kepuasan Jokowi yang mulai turun.

“Tingkat kepuasan Jokwi hari demi hari turun,” ucap Ray.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri (kedua kanan) memberikan keterangan disaksikan Presiden Joko Widodo (tengah), bakal Capres Ganjar Pranowo (kanan), Ketua DPP Puan Maharani (kedua kiri) dan Ketua DPP Prananda Prabowo (kiri) saat sesi konferensi pers Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (6/6/2023). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay].
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri (kedua kanan) memberikan keterangan disaksikan Presiden Joko Widodo (tengah), bakal Capres Ganjar Pranowo (kanan), Ketua DPP Puan Maharani (kedua kiri) dan Ketua DPP Prananda Prabowo (kiri) saat sesi konferensi pers Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (6/6/2023). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay].

Kedua, Ray mengatakan narasi Prabowo-Gibran seperti goyang gemoy, makan siang dan susu gratis mulai hilang pamor dan tidak lagi viral dan kehilangan pamor. Ia mengingatkan bahwa strategi viral hanya menggambarkan realitas sementara.

Menurutnya, model kampanye Prabowo Gibran cenderung monoton, dan tidak ada terobosan baru.

"Sementara Anies memunculkan tema Desak Anies dan Ganjar menawarkan Nyenyak di rumah warga," jelasnya.

Keempat, isu dinasti politik mulai terpahami meluas ditengah tengah rakyat, khususnya di kalangan para mahasiswa. Terakhir, citra Ganjar Pranowo sebagai penerus kebijakan Presiden Jokowi lebih dipahami oleh pemilih, sementara Prabowo terkesan hanya menempel pada sisi Presiden Jokowi semata.

"Di sisi lain, PDIP berhasil memisahkan antara pendukung Jokowi dengan basis pemilih mereka," pungkasnya.

Survei IPE dilakukan dengan pendekatan SPEED (survei politik, ekonomi dan elektabilitas Capres-Cawapres 2024) per 2-16 Januari 2024 pada 2400 responden dengan Margin of Error 2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adab Berkelas Hingga Banjir Pujian, Momen Prabowo Minum Sambil Jongkok, Ini Hukumnya dalam Islam

Adab Berkelas Hingga Banjir Pujian, Momen Prabowo Minum Sambil Jongkok, Ini Hukumnya dalam Islam

News | Kamis, 18 Januari 2024 | 21:19 WIB

TKN Merasa Dipecut Sehabis Lihat Elektabilitas Prabowo-Gibran di Berbagai Survei

TKN Merasa Dipecut Sehabis Lihat Elektabilitas Prabowo-Gibran di Berbagai Survei

Kotak Suara | Kamis, 18 Januari 2024 | 20:11 WIB

Disambut Warga Blora Penuh Semangat, Prabowo: Kuat Genggam Tangan Saya

Disambut Warga Blora Penuh Semangat, Prabowo: Kuat Genggam Tangan Saya

Kotak Suara | Kamis, 18 Januari 2024 | 20:06 WIB

Di Hadapan 35 Ribu Petani Blora, Prabowo: Saya Hormat pada Petani, TNI Berutang Budi

Di Hadapan 35 Ribu Petani Blora, Prabowo: Saya Hormat pada Petani, TNI Berutang Budi

Kotak Suara | Kamis, 18 Januari 2024 | 20:01 WIB

Terkini

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

×