Gaji KPPS 2024 Kapan Diberikan? Viral Petugas Pemilu Pamer Amplop Uang di Medsos Usai Dilantik

Rifan Aditya

Minggu, 28 Januari 2024 | 16:28 WIB
Gaji KPPS 2024 Kapan Diberikan? Viral Petugas Pemilu Pamer Amplop Uang di Medsos Usai Dilantik
Ilustrasi petugas KPPS. [Ist] - Gaji KPPS 2024 Kapan Diberikan? Viral Petugas Pemilu Pamer Amplop Uang di Medsos Usai Dilantik

Suara.com - Dengan tugas yang akan diembannya selama masa menjelang dan sepanjang Pemilu pada tanggal 14 Februari mendatang, petugas KPPS tentu akan mendapat gaji. Namun, berapa dan kapan gaji KPPS 2024 akan diberikan?

Pertanyaan tersebut cukup sering menjadi pembicaraan usai beredar foto anggota KPPS yang membagikan amplop berisi uang. Pasalnya, mereka terlihat menerima jumlah uang yang berbeda.

Gaji KPPS 2024 Kapan Diberikan?

Pencairan gaji KPPS 2024 telah tertuang dalam Surat Kementerian Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022 tanggal 5 Agustus 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa gaji petugas KPPS Pemilu 2024 baru akan cair setelah masa kerja selesai yang berarti setelah bekerja satu bulan penuh. Dengan begitu, gaji KPPS Pemilu 2024 diharapkan akan cair di tanggal 25 Februari 2024 atau setelahnya.

Besaran gaji KPPS 2024 diketahui lebih besar dari tahun sebelumnya, berikut adalah rinciannya.

  • Ketua KPPS: Rp 1.200.000 (Pemilu), Rp 900.000 (Pilkada)
  • Anggota KPPS: Rp 1.100.000 (Pemilu), Rp 850.000 (Pilkada).
  • Satlinmas TPS: Rp 700.000 (Pemilu), Rp 650.000 (Pilkada).

Sementara itu, berikut adalah gaji bagi KPPS yang bertugas di luar negeri.

  • Ketua KPPS: Rp 6.500.000
  • Sekretaris KPPS: Rp 6.000.000
  • Satlinmas TPS: Rp 4.500.000.

Viral Petugas KPPS 2024 Pamer Uang Amplop

Baru-baru ini beredar di media sosial yang memperlihatkan beberapa petugas KPPS yang baru saja dilantik tengah memamerkan amplop berisi uang. Amplop tersebut diduga adalah uang saku yang diberikan kepada KPPS.

baca juga

Seperti dalam cuitan yang diunggah oleh akun Twitter @kegblgnunfaedh pada 27 Januari 2024.

"Pelantikan KPPS dapet amplop berapa aja gais?" tulisnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan bahwa sebelum menjalani tugasnya, petugas KPPS akan mendapatkan bimbingan teknis (bimtek). Saat mengikuti bimtek yang berlangsung sepanjang 25–27 Januari 2024 ini petugas KPPS akan  mendapatkan uang saku.

Namun, besaran jumlah uang saku bimtek ini menjadi kebijakan daerah masing-masing. Sejauh informasi yang beredar, besaran uang saku ini rata-rata Rp 50.000 - Rp 150.000. Uang saku ini dianggap sebagai uang transport peserta bimtek KPPS 2024. 

Besaran uang transport yang dibagikan sai bimtek inilah yang banyak dibicarakan. Pasalnya, ada beberapa yang mendapatkan Rp 100.000, tetapi ada pula yang mengaku tidak mendapatkan uang sama sekali.

"Ehyy? Kok bisa 150 k, gua cuma dapet 50k".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Anggaran Snack saat Bimtek Dipotong, Berapa Honor Petugas KPPS Seharusnya?

Heboh Anggaran Snack saat Bimtek Dipotong, Berapa Honor Petugas KPPS Seharusnya?

Lifestyle | Sabtu, 27 Januari 2024 | 13:49 WIB

Viral! Pelantikan KPPS Diberikan Konsumsi yang Tak Pantas, KPU Sleman Sebut Vendor Wanprestasi

Viral! Pelantikan KPPS Diberikan Konsumsi yang Tak Pantas, KPU Sleman Sebut Vendor Wanprestasi

Video | Sabtu, 27 Januari 2024 | 11:00 WIB

Kronologi Konsumsi KPPS Sleman Viral Karena Tak Layak, KPU Sebut Ulah Oknum

Kronologi Konsumsi KPPS Sleman Viral Karena Tak Layak, KPU Sebut Ulah Oknum

News | Jum'at, 26 Januari 2024 | 15:43 WIB

Cegah Petugas KPPS Sakit dan Meninggal Seperti Pemilu 2019, KPU Pastikan Jaminan Ini

Cegah Petugas KPPS Sakit dan Meninggal Seperti Pemilu 2019, KPU Pastikan Jaminan Ini

Kotak Suara | Jum'at, 26 Januari 2024 | 11:08 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×