Marzuki Mustamar: Jika AMIN Salah Didukung Baasyir Mengapa Prabowo Tidak Disalahkan Didukung Pastur

Wakos Reza Gautama

Jum'at, 02 Februari 2024 | 11:13 WIB
Marzuki Mustamar: Jika AMIN Salah Didukung Baasyir Mengapa Prabowo Tidak Disalahkan Didukung Pastur
Ilustrasi KH Marzuki Mustamar pada saat memberikan keterangan kepada media di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (29/12/2023). KH Marzuki Mustamar menanggapi ajakan Gus Ipul mengenai warga NU tidak mendukung capres yang didukung Abu Bakar Baasyir. [ANTARA/Vicki Febrianto]

Suara.com - Mantan Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar mengkritik pernyataan Sekjen PNU Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul yang mengajak warga NU tidak memilih paslon yang didukung Abu Bakar Baasyir.

Pernyataan Gus Ipul ini mengarah pada paslon nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) yang didukung Abu Bakar Baasyir.

Marzuki Mustamar yang mendukung paslon AMIN meminta Gus Ipul untuk menelusuri terlebih dahulu kebenaran pernyataan dukungan Abu Bakar Baasyir terhadap AMIN.

Baca Juga:

GKR Bendara Putri Sultan Jogja Jajan di Gerobak Angkringan, Tingkahnya Menjadi Sorotan Publik

PSI dan Empat Partai Lainnya Dicoret dari Peserta Pemilu di Jateng, kalau Dapat Suara Tak Akan Dihitung

"Andai jadi Gus Ipul, kami harus menelusuri dulu, benarkah Abu Bakar Baasyir ngomong seperti itu? harus di tabayun, dilacak," kata Marzuki dikutip dari Youtube Padasuka TV.

Menurut dia, harus dipastikan apakah pernyataan Abu Bakar Baasyir itu karena kemauan pribadi atau atas permintaan tim AMIN. 

Jika Abu Bakar Baasyir mendukung AMIN atas kemauan pribadi, menurut Marzuki, tidak bisa dikaitkan dengan AMIN karena itu hak pribadi Baasyir.

baca juga

Bahkan bisa juga menurut Marzuki, pernyataan dukungan Abu Bakar Baasyir terhadap AMIN adalah operasi dari pihak tertentu.

"Bisa saja itu operasi pihak tertentu yang biasa mengoperasi. Abu Bakar Baasyir ucapkanlah seperti ini kalau ga nanti kamu begini. Ucapinlah dia ucapan yang sudah disetting. Bukan atas permintaan timya AMIN, itu kan mungkin juga. Lalu pihak tertentu disuruh bikin framing. Kemungkinan itu ada semua," tuturnya.

Jika Abu Bakar Baasyir menyatakan dukungan ke AMIN atas suruhan pihak AMIN, menurut Marzuki Mustamar, barulah Gus Ipul boleh mengkritik. 

Namun jika Gus Ipul belum melakukan pendalaman terhadap ucapan Abu Bakar Baasyir lalu sudah mengkritik dianggap Marzuki kurang baik.

"Kalau itu benar-benar kemauan Abu Bakar Baasyir, tidak disuruh oleh siapapun. Terus apa salahnya ucapan orang terhadap kami?" tuturnya.

KH Marzuki Mustamar lalu mencontohkan ketika ada orang Kristen senang terhadap dirinya dan mendukung pesantrennya, maka itu tidak menjadikan dirinya salah.

"Kalau karena dapat dukungan dari orang tidak seagama, tidak sepaham, tidak seideologi, hanya gara-gara dukungan begitu dianggap salah, maaf-maaf, sebagai muslim, apa Pak Mahfud MD juga kau salahkan gara-gara didukung Hari Tanoe, yang agamanya beda. Apa sampeyan akan menyalahkan Prabowo juga yang didukung oleh adiknya yang masih pastur, Hashim Djojohadikusumo," papar dia.

Seandainya mendukung Anies suatu kesalahan, kata Marzuki, dulu yang mengusung Anies jadi Gubernur DKI adalah Gerindra dan PKS. Jika itu adalah sebuah kesalahan, kata Marzuki, berarti Gerindra juga pernah melakukan kesalahan.

"AMIN jangan dipilih karena ada PKS, padahal di Prabowo ada Gelora. Gelora sama PKS kan 11 12. Kalau gara-gara ada PKS dianggap salah, gara-gara ada Gelora dianggap salah layak dikritik, berarti Gerindra dan PKS mengusung Anies juga salah," jelas Marzuki.

"Ketika orang lain melakukan sesuatu yang salah itu kamu tidak usah menyalahkan wong kamu juga pernah melakukan itu. Kalau kamu ga melakukan hanya kritik, yang ini kau kritik, yang itu nggak, kamu nggak fair juga," lanjut Marzuki Mustamar.

Jika Baasyir dianggap sebagai tokoh yang membahayakan NKRI kata Marzuki, jangan lupa bahwa menggarong kekayaan negara juga mengancam kedaulatan negara.

Marzuki mengaku heran terhadap orang-orang yang kritis terhadap satu hal, tapi tidak kritis bahkan tumpul terhadap hal lain yang sama-sama membahayakan negara.

"Kalau sudah jadi tokoh itu kalau dawuh itu yang komprehensif. Ditimbang-timbang kira-kira yang mudaratnya paling ringan, yang inilah," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencar Kampanye Bareng Ketum Parpol: Usai Ditempel AHY di Jatim, Kini Airlangga Kawal Prabowo di Sulsel

Gencar Kampanye Bareng Ketum Parpol: Usai Ditempel AHY di Jatim, Kini Airlangga Kawal Prabowo di Sulsel

Kotak Suara | Jum'at, 02 Februari 2024 | 11:06 WIB

SBY Turun Gunung Promosikan Prabowo di Jatim, Kemungkinan Pilpres Satu Putaran Menguat?

SBY Turun Gunung Promosikan Prabowo di Jatim, Kemungkinan Pilpres Satu Putaran Menguat?

News | Jum'at, 02 Februari 2024 | 11:04 WIB

Riwayat Pendidikan dan Karier AHY, Dijanjikan Peran Penting Jika Prabowo Menang

Riwayat Pendidikan dan Karier AHY, Dijanjikan Peran Penting Jika Prabowo Menang

Lifestyle | Jum'at, 02 Februari 2024 | 10:54 WIB

Fahri Hamzah Cerita 15 Tahun Diintai KPK, Diskakmat Novel Baswedan: Masih Saja Berbohong

Fahri Hamzah Cerita 15 Tahun Diintai KPK, Diskakmat Novel Baswedan: Masih Saja Berbohong

Lifestyle | Jum'at, 02 Februari 2024 | 10:45 WIB

Gibran Kerap Pakai Baju Ora Umum, Terbaru ke Depok, Apa Sih Maknanya?

Gibran Kerap Pakai Baju Ora Umum, Terbaru ke Depok, Apa Sih Maknanya?

News | Jum'at, 02 Februari 2024 | 10:31 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×