Beda Sikap 3 Kubu Paslon Capres-Cawapres Usai Film 'Dirty Vote' Dirilis

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 13 Februari 2024 | 10:16 WIB
Beda Sikap 3 Kubu Paslon Capres-Cawapres Usai Film 'Dirty Vote' Dirilis
Film dokumenter berjudul Dirty Vote yang mengungkap desain kecurangan Pemilu 2024. (tangkapan layar)

Suara.com - Film 'Dirty Vote' yang resmi dirilis pada Minggu, 11 Februari 2024, bertepatan dengan masa tenang pemilu tengah jadi perbincangan panas. Film yang ditayangkan di kanal YouTube PSHK Indonesia itu membahas dugaan kecurangan Pemilu 2024

'Dirty Vote' berisi pernyataan 3 pakar hukum yakni Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari yang menjelaskan dugaan kecurangan Pemilu 2024. Sementara itu 3 kubu capres-cawapres telah memberikan komentar terkait film dokumenter yang disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono itu. Simak beda sikap 3 kubu pasangan calon (paslon) Pilpres 2024 terkait film 'Dirty Vote' berikut ini.

1. Kubu Anies - Cak Imin: Masih Ringan

Anies - Muhaimin dapat nomor urut 1  (Instagram/@kpu_ri)
Anies - Muhaimin dapat nomor urut 1 (Instagram/@kpu_ri)

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) merespons 'Dirty Vote'. JK yang merupakan kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) ini menilai film dokumenter itu masih ringan dari kenyataan sebenarnya di lapangan.

"Saya kira Dirty Vote, film ini tidak... masih ringan dibanding kenyataan di masa itu," kata JK di kediamannya pada Senin (12/2/2024).

JK menilai film dokumenter itu baru 25 persen dari peristiwa yang terjadi selama masa pemilu. Menurut dia, isi film tersebut belum mencakup peristiwa di daerah hingga kampung-kampung.

"Kejadian bagaimana bansos diterima orang, bagaimana datang petugas-petugas mempengaruhi orang. Masih banyak sebenarnya, mungkin sutradaranya lebih sopan. Masih sopan, bagian pihak lain masih marah apalagi kalau dibongkar semuanya," ungkap JK.

"Pemilu yang kotor hasilnya menyebabkan pemilih yang tidak sempurna. Saya tidak mengatakan kotor, katakanlah tidak sempurna, kalau pemilih caranya begitu," lanjut JK.

2. Kubu Prabowo - Gibran: Sebut Fitnah Mau Lapor ke Bawaslu dan Bareskrim

Prabowo di debat pilpres ketiga (Instagram/@prabowo)
Prabowo di debat pilpres ketiga (Instagram/@prabowo)

Kubu pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka turut buka suara terkait 'Dirty Vote'.  Sebagian besar isi film itu disebut fitnah.

"Perlu kami sampaikan sebagian besar yang disampaikan film tersebut adalah sesuatu yang bernada fitnah, narasi kebencian yang bernada asumtif dan sangat tidak ilmiah," ungkap Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman, dalam konferensi pers pada Minggu (11/2/2024).

baca juga

Habiburokhman mempertanyakan kapasitas tokoh-tokokh yang ada di film tersebut. Ia menilai apa yang disampaikan dalam 'Dirty Vote' tidak argumentatif dan tendensius sehingga masyarakat diminta tak terprovokasi. Selain itu, dia juga membahas tentang penunjukan Pj kepala daerah yang dikaitkan dengan suara dalam Pilpres.

Dia juga menyoroti pernyataan dari tokoh lainnya di 'Dirty Vote' yang menyebut banyak terjadi kecurangan dalam pemilu 2024. Habiburokhman menilai ucapan itu tak berdasar karena tidak disebutkan peristiwa kecurangannya yang dimaksud.

Habiburokhman lantas menilai bahwa film itu sengaja diluncurkan dalam masa tenang karena elektabilitas paslon nomor 2 sudah di atas 50 persen. 

Kabarnya, relawan Prabowo-Gibran akan melaporkan aktor intelektual di balik film 'Dirty Vote' ke Bawaslu RI dan Bareskrim Polri karena diduga menyebarkan fitnah kecurangan pemilu.

Ketua Umum Relawan Arus Bawah Jokowi, Michael Umbas mengatakan kini pihaknya sedang mengumpulkan sejumlah bukti untuk melaporkan aktor intelektual di balik film itu.

Michael Umbas menilai 'Dirty Vote' telah merugikan paslon nomor urut 2 karena diduga bermuatan kampanye gelap alias black champaign. Selain itu dia mengimbau pihak yang tidak suka dengan Prabowo - Gibran untuk tidak menyebarkan fitnah karena bisa menimbulkan opini negatif di masyarakat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Muhammad Lutfi, Mantan Mendag Sebut Film Dirty Vote Propaganda

Rekam Jejak Muhammad Lutfi, Mantan Mendag Sebut Film Dirty Vote Propaganda

Lifestyle | Selasa, 13 Februari 2024 | 09:31 WIB

Duka Anies Untuk 3 Pendukungnya Yang Wafat Saat Kampanye Di JIS: Mereka Pejuang Perubahan

Duka Anies Untuk 3 Pendukungnya Yang Wafat Saat Kampanye Di JIS: Mereka Pejuang Perubahan

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 09:14 WIB

Masa Tenang, Mahfud MD Lantunkan Doa Khusus Untuk Indonesia di Tanah Suci

Masa Tenang, Mahfud MD Lantunkan Doa Khusus Untuk Indonesia di Tanah Suci

Your Say | Selasa, 13 Februari 2024 | 09:12 WIB

Bakal Nyoblos Pemilu 2024 di Jaksel, Surya Paloh Beri Pesan Khusus untuk Kader NasDem

Bakal Nyoblos Pemilu 2024 di Jaksel, Surya Paloh Beri Pesan Khusus untuk Kader NasDem

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 08:47 WIB

Film 'Dirty Vote' Bongkar Kecurangan Pemilu 2024,  Nikita Mirzani: Menyudutkan Salah Satu Paslon

Film 'Dirty Vote' Bongkar Kecurangan Pemilu 2024, Nikita Mirzani: Menyudutkan Salah Satu Paslon

Your Say | Selasa, 13 Februari 2024 | 08:47 WIB

Terkini

Ketika Barang Kecil Terasa Mewah: Membaca Paradoks Biaya Hidup Indonesia

Ketika Barang Kecil Terasa Mewah: Membaca Paradoks Biaya Hidup Indonesia

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kronologi Petugas Damkar Meninggal Saat Tangani Kebakaran Sampah Kramat Jati

Kronologi Petugas Damkar Meninggal Saat Tangani Kebakaran Sampah Kramat Jati

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Zakat Bukan Sekadar Ibadah, Jadi Instrumen Pemerataan Kesejahteraan Umat

Zakat Bukan Sekadar Ibadah, Jadi Instrumen Pemerataan Kesejahteraan Umat

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Saya Pernah Merasa Bahagia Saat Checkout Sampai Tagihan Datang, Kamu Juga?

Saya Pernah Merasa Bahagia Saat Checkout Sampai Tagihan Datang, Kamu Juga?

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Suami di Padang Ditangkap, Diduga Paksa Istri Layani Pria Lain dengan Imbalan Makanan

Suami di Padang Ditangkap, Diduga Paksa Istri Layani Pria Lain dengan Imbalan Makanan

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Gubsu Bobby Nasution Resmikan Wings Air Terbang ke Madina, Perkuat Konektivitas

Gubsu Bobby Nasution Resmikan Wings Air Terbang ke Madina, Perkuat Konektivitas

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Semester I 2026, PNM Perluas Pemberdayaan 12,4 Juta Perempuan Pelaku Usaha Ultra Mikro

Semester I 2026, PNM Perluas Pemberdayaan 12,4 Juta Perempuan Pelaku Usaha Ultra Mikro

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Trump Mau 'Palak' Mahasiswa Asing yang Ingin Kerja di Amerika Rp1,8 Miliar

Trump Mau 'Palak' Mahasiswa Asing yang Ingin Kerja di Amerika Rp1,8 Miliar

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Tak Sekadar Hunian, BTN Hadirkan Pengalaman Baru Lewat Fashion & Lifestyle

Tak Sekadar Hunian, BTN Hadirkan Pengalaman Baru Lewat Fashion & Lifestyle

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:26 WIB

6 Warna Lipstik Terbaik untuk Acara Formal, Bikin Penampilan Makin Elegan

6 Warna Lipstik Terbaik untuk Acara Formal, Bikin Penampilan Makin Elegan

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:26 WIB

×