Demonstransi di Depan KPU, Massa Tuntut Diskualifikasi Prabowo-Gibran

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Jum'at, 16 Februari 2024 | 16:03 WIB
Demonstransi di Depan KPU, Massa Tuntut Diskualifikasi Prabowo-Gibran
Massa yang menamakan diri Masyarakat Sipil Peduli Pemilu dan Demokrasi menggelar aksi di depan Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024). [Suara.com/Dea]

Suara.com - Masyarakat Sipil Peduli Pemilu dan Demokrasi menggelar unjuk rasa bertajuk Aksi Keprihatinan di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024).

Aksi ini dilakukan karena mereka menilai Pemilu 2024 ini digelar dengan berbagai kecurangan untuk memenangkan salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Terlebih, mereka menyebut kecurangan yang terjadi merupakan bencana nasional.

Dalam narasi yang disampaikan salah satu narator, mereka meminta agar KPU dan Bawaslu dibubarkan. Selain itu, massa mendorong agar Presiden Joko Widodo dicopot karena terlibat kecurangan pemilu.

"Tangkap adili Jokowi, jokowi penjahat demokrasi, tolak pemilu curang, sindikat Jokowi di balik pemilu curang, usut tuntas sindikat Jokowi," tulis mereka dalam poster yang dibawa.

"Bubarkan KPU, bubarkan Bawaslu, turunkan Jokowi!" teriak salah satu peserta demo.

Dalam tuntutannya, mereka meminta agar KPU mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subiranto dan Gibran Rakabuming Raka karena menduga adanya kecurangan.

Sebab, mereka menyebut undang-undang pemilu mengatur bahwa pasangan calon yang mencurangi suara hingga 50 persen bisa didiskualifikasi.

Mereka juga mempersoalkan sikap kubu 02 yang dinilai telah mengeklaim kemenangan dengan sasar hasil quick count sebelum ada penetapan dari KPU.

Terakhir, Masyarakat Sipil Peduli Pemilu dan Demokrasi juga mengaku akan melaporkan KPU ke Mahkamah Internasional bila tidak memberi sanksi kepada Prabowo-Gibran.

baca juga

Buntut aksi ini, Jalan Imam Bonjol menuju Bundaran HI maupun sebaliknya diblokade oleh aparat kepolisian.

Untuk diketahui hingga Jumat (16/2/2024) per jam 14.00 WIB, pasangan Prabowo-Gibran unggul 57 persen dengan total suara 33.536.056. Kemudian disusul pasangan Anies-Muhaimin 24,98 persen dengan total 14.692.179 suara dan posisi ketiga Ganjar-Mahfud mendapat 18,02 persen atau 10.597.114 suara.

Adapun jumlah total TPS yang masuk 452.609 dari total 823,236 di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Laporan Kejanggalan, Bawaslu Setuju Sirekap KPU Perlu Diaudit

Banyak Laporan Kejanggalan, Bawaslu Setuju Sirekap KPU Perlu Diaudit

Kotak Suara | Jum'at, 16 Februari 2024 | 15:32 WIB

Real Count KPU Terkini: Dipepet Terus, Anies Unggul dari Prabowo di Jakarta

Real Count KPU Terkini: Dipepet Terus, Anies Unggul dari Prabowo di Jakarta

Kotak Suara | Jum'at, 16 Februari 2024 | 15:23 WIB

Digaji Rp1,1 Juta Per Orang, Upah 36.225 Anggota KPPS Kota Tangerang Mulai Dibayar

Digaji Rp1,1 Juta Per Orang, Upah 36.225 Anggota KPPS Kota Tangerang Mulai Dibayar

News | Jum'at, 16 Februari 2024 | 14:26 WIB

Terkini

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 15:12 WIB

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 15:10 WIB

Murka Dituduh Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Sebut Penyebar Isu Pakai Ilmu 'Abu Leke'

Murka Dituduh Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Sebut Penyebar Isu Pakai Ilmu 'Abu Leke'

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:06 WIB

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:05 WIB

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:02 WIB

200.815 UMKM di Jateng Kantongi Sertifikat Halal, Siap Sambut Pariwisata Ramah Muslim

200.815 UMKM di Jateng Kantongi Sertifikat Halal, Siap Sambut Pariwisata Ramah Muslim

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:01 WIB

Prank Hihu: Ketika Kebebasan Bercanda Berhadapan dengan Etika Sosial

Prank Hihu: Ketika Kebebasan Bercanda Berhadapan dengan Etika Sosial

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:00 WIB

Tablet Motorola Rp5,7 Jutaan Ini Punya Layar 2,5K dan Baterai 10.200 mAh

Tablet Motorola Rp5,7 Jutaan Ini Punya Layar 2,5K dan Baterai 10.200 mAh

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 14:58 WIB

5 Shio Paling Beruntung Minggu Kedua November 2026, Ada Peluang Rezeki dan Cinta!

5 Shio Paling Beruntung Minggu Kedua November 2026, Ada Peluang Rezeki dan Cinta!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:56 WIB

Lebih Baik Shutdown atau Sleep Laptop saat Jeda Kerja? Ini Pilihan yang Aman

Lebih Baik Shutdown atau Sleep Laptop saat Jeda Kerja? Ini Pilihan yang Aman

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 14:55 WIB

×