Sejumlah Rektor Ajak Semua Pihak Bersatu Usai Pemilu

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 18 Februari 2024 | 21:10 WIB
Sejumlah Rektor Ajak Semua Pihak Bersatu Usai Pemilu
Warga di Trimulyo, Sleman, DI Yogyakarta mengamati kertas suara yang ditempel di TPS [Dok: Suara.com/Hadi]

Suara.com - Sejumlah rektor di Indonesia menyampaikan harapannya agar semua pihak bersatu usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sebab, pesta demokrasi lima tahunan ini bukan kemenangan paslon atau partai tertentu, melainkan kemenangan rakyat Indonesia.

"Pemenang pemilu hari ini bukan paslon juga bukan partai-partai, tetapi pemenangnya adalah seluruh rakyat Indonesia. Karenanya kami sampaikan selamat kepada seluruh rakyat Indonesia. Apapun pilihannya," ujar Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih, dalam keterangan tertulis, Minggu, (18/2/2024).

Seruan yang sama juga disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyanyu Khodijah. Dia berharap, masyarakat tetap menjaga iklim yang kondusif.

Menurut Nyanyu, dalam pelaksanaan Pemilu memang mengalami beberapa kendala, namun semua pihak terutama KPU sudah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi masalah tersebut.

"Ucapan terima kasih patut kita sampaikan pada para penyelenggara pemilu yang sudah bekerja luar biasa agar pemilu bisa terlaksana dengan lancar," ujar Nyanyu.

Tidak hanya KPU yang berperan dalam penyelenggaraan pemilu, masyarakat juga dinilai punya andil besar dalam hal itu. Dia menilai masyarakat di Sumsel sudah bersama-sama menjaga penyelenggaraan pemilu dengan baik.

"Terima kasih juga untuk semua masyarakat yang ikut mensukseskan pemilu yang damai dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sambil menunggu proses perhitungan real count selesai, mari kita terus berupaya menjaga iklim yang kondusif dengan kembali pada tugas dan fungsi masing-masing sambil terus berdoa agar ke depan dengan pemimpin yang baru Indonesia terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," kata Nyanyu.

Sementara itu, Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Jamaluddin bersyukur tahapan Pemilu 2024 telah selesai digelar dan mengajak semua pihak kembali fokus untuk membangun bangsa.

"Kita bersyukur bahwa prosesnya (Pemilu 2024) sudah selesai, kita saatnya membangun kembali fokus ke tempat kerja masing-masing, membangun bangsa, membangun perekonomian, membangun masyarakat," kata Jamaluddin.

baca juga

Baik Nasih dan Jamaluddin sepakat bahwa saat ini diperlukan kedewasaan sikap dan lapang dada baik bagi masyarakat maupun elite politik. Mereka mengajak semua pihak untuk bisa menjaga harmoni dan kedamaian dalam menyikapi Pemilu 2024. Selain itu, keduanya mengingatkan kepada siapa pun yang memenangkan kontestasi demokrasi agar tidak angkuh, termasuk tidak perlu lagi mengeluarkan statement yang menyudutkan.

"Ketenangan dan kedamaian di tengah masyarakat sangat ditentukan oleh sikap dan kedewasaan para elite, timses atau yang merasa menjadi timses dan pendukung fanatik paslon maupun caleg. Bagi yang belum 'unggul' tetap cool dan calm. Kalau terasa ada yang dirugikan atau dicurangi, gunakan jalur dan mekanisme yang sudah disepakati dengan bukti yang memadai. Jangan memprovokasi, memfitnah, menyebar berita bohong alias hoaks dan sebangsanya. Begitu pun untuk yang unggul, mohon jangan jemawa dan memprovokasi," kata Nasih menjelaskan.

Menurut Jamluddin, kita tidak perlu lagi ada melanjutkan hal-hal yang negatif karena itu akan merugikan. Dan itu yang rugi kita semua lagi.

"Jadi tidak perlu lagi ada, 'waduh yang saya pilih menang', kemudian menjadi jemawa. Kita tidak perlu bagi teman-teman yang pilihannya menang kita syukuri saja, dan kita kemudian janganlah membuat statement-statement yang seolah-olah we are the champions and you are the loser, karena semua menang," kata Jamaluddin mengakhiri.

Sebagai informasi, berdasarkan data hasil real count KPU hingga Minggu (18/2/2024) pukul 15.00, progres suara masuk mencapai 66,61%. Persentase ini merupakan hasil 548.354 dari 823.236 tempat pemungutan suara (TPS) di 38 provinsi. Dari jumlah suara yang telah masuk tersebut, keunggulan Prabowo-Gibran menyentuh angka 57,95% atau sama dengan 49.747.461 suara.

Capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menyusul di posisi kedua dengan persentase 24,48% suara. Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 ini meraup 21.013.738 suara. Sementara itu, paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md berada di posisi terakhir dengan perolehan 17,57%. Persentase tersebut setara dengan 15.084.928 suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Sirekap KPU 51,28 Persen: PDIP Tembus 8,9 Juta Suara, Golkar Menyusul

Update Sirekap KPU 51,28 Persen: PDIP Tembus 8,9 Juta Suara, Golkar Menyusul

Kotak Suara | Minggu, 18 Februari 2024 | 23:51 WIB

Kisah Haru di Pemilu 2024, Pendukung Prabowo Rela Tahan Sakit untuk Bisa Nyoblos Lalu Meninggal

Kisah Haru di Pemilu 2024, Pendukung Prabowo Rela Tahan Sakit untuk Bisa Nyoblos Lalu Meninggal

News | Minggu, 18 Februari 2024 | 23:36 WIB

Purnawirawan TNI-Polri Desak Jokowi Mundur, Geisz Chalifah: Sungguh Prajurit Sejati

Purnawirawan TNI-Polri Desak Jokowi Mundur, Geisz Chalifah: Sungguh Prajurit Sejati

News | Minggu, 18 Februari 2024 | 23:28 WIB

Update Real Count KPU Minggu Malam: Prabowo-Gibran Tak Terbendung, Suara AMIN Dan Ganjar-Mahfud Stagnan

Update Real Count KPU Minggu Malam: Prabowo-Gibran Tak Terbendung, Suara AMIN Dan Ganjar-Mahfud Stagnan

Kotak Suara | Minggu, 18 Februari 2024 | 23:05 WIB

Raih Suara Tertinggi Di Penghitungan Sementara KPU, Politikus PDIP DR. Ahmad Basarah Diprediksi Lolos Ke Senayan

Raih Suara Tertinggi Di Penghitungan Sementara KPU, Politikus PDIP DR. Ahmad Basarah Diprediksi Lolos Ke Senayan

Kotak Suara | Minggu, 18 Februari 2024 | 21:37 WIB

Sosok Dibalik Prabowo Subianto Bertarung di Pilpres 2024, Ternyata Rayuan Mayor Teddy Bikin Hasan Nasbi Klepek-klepek

Sosok Dibalik Prabowo Subianto Bertarung di Pilpres 2024, Ternyata Rayuan Mayor Teddy Bikin Hasan Nasbi Klepek-klepek

News | Minggu, 18 Februari 2024 | 20:48 WIB

Terkini

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:08 WIB

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

×