Kaesang Belum Cukup Umur Jadi Cagub DKI, Bakal Ada Bantuan Paman Lagi?

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 29 Februari 2024 | 19:52 WIB
Kaesang Belum Cukup Umur Jadi Cagub DKI, Bakal Ada Bantuan Paman Lagi?
Kaesang Pangarep bersama Presiden Jokowi. [Akun Instagram kaesangp]

Suara.com - Langkah politik Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, yang juga putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, setelah Pemilu 2024 menjadi salah satu yang dinantikan.

Banyak pihak menilai, Kaesang berpotensi untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), salah satunya di Jakarta.

Namun sebelum maju dalam Pilkada, Kaesang masih terganjal aturan untuk bisa menjadi calon gubernur (cagub), lantaran saat ini masih belum cukup umur dalam kontestasi kepala daerah.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, minimal usia Cagub adalah 30 tahun.

Sementara untuk calon wakil gubernur (cawagub) adalah 25 tahun. Kaesang sendiri diketahui lahir pada 25 Desember 1994 yang artinya baru berusia 29 tahun.

Merespons hal tersebut, Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin menyebut bahwa Kaesang masih memiliki kans maju sebagai Cagub. Asalkan, aturan tentang batas usia diubah melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

Bila pengubahan aturan umur terjadi lagi, maka kejadian MK 'memuluskan' jalan Gibran Rakabuming Raka, sang kakak Kaesang, sebagai cawapres akan terulang.

Saat itu, MK yang diketuai Anwar Usman selaku paman Kaesang mengubah aturan Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, khususnya mengenai usia di bawah 40 tahun boleh menjadi Capres atau Cawapres asalkan pernah atau sedang menjabat sebagai kepala daerah.

"Bisa jadi. Bisa jadi ada kemungkinan menggugat ke MK. Kita lihat daja dinamikanya, permainannya sepetti apa nanti kita lihat bersama. Potensi menggugat ke MK bisa jadi, bisa dilakukan," ujar Ujang saat dihubungi Suara.com, Kamis (29/2/2024).

baca juga

Lebih lanjut, Ujang menilai, upaya tersebut bisa saja dilakukan tergantung kalkulasi politik antara Kaesang dengan sang ayah, Presiden Joko Widodo.

"Tentu mereka yang akan kalkulasi soal maju tidaknya, entah di Jakarta kah atau di Depok sebagai cawalkot atau daerah lain," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Panas! Gerindra Munculkan 4 Nama untuk Pilgub Jakarta, Keponakan Prabowo hingga Eks Wagub

Mulai Panas! Gerindra Munculkan 4 Nama untuk Pilgub Jakarta, Keponakan Prabowo hingga Eks Wagub

Kotak Suara | Kamis, 29 Februari 2024 | 18:27 WIB

Berani 'Tantang' Kaesang Maju Pilgub DKI, Harta Ahmad Sahroni Setara Gabungan Keluarga Jokowi

Berani 'Tantang' Kaesang Maju Pilgub DKI, Harta Ahmad Sahroni Setara Gabungan Keluarga Jokowi

Lifestyle | Kamis, 29 Februari 2024 | 18:02 WIB

Bahas Pilkada DKI Jakarta, Ahmad Sahroni Sentil Gibran: Tidak Tahu Apa-apa Manang

Bahas Pilkada DKI Jakarta, Ahmad Sahroni Sentil Gibran: Tidak Tahu Apa-apa Manang

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 13:02 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×