Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Tanjungpinang Ricuh, Ternyata Gara-gara Ini

Chandra Iswinarno

Minggu, 03 Maret 2024 | 23:45 WIB
Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Tanjungpinang Ricuh, Ternyata Gara-gara Ini
Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal. [Antara]

Suara.com - Rapat pleno rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang yang berlangsung di CK Hotel, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berlangsung pada Sabtu (2/3) malam berlangsung ricuh.

Akibat kericuhan tersebut, rekapitulasi KPU Kota Tanjungpinang dilanjutkan pada Minggu (3/3).

"Karena kondisi sudah tak kondusif. Berdasarkan masukan banyak pihak, rapat pleno kita lanjutkan hari ini," kata Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal kepada Antara, Minggu (3/3/2024).

Ia mengemukakan bahwa rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Tanjungpinang tersebut menyisakan satu kecamatan, yakni Kecamatan Bukit Bestari.

Sedangkan, tiga kecamatan lainnya sudah dinyatakan rampung, yakni Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Kecamatan Tanjungpinang Barat.

"Pleno PPK Bukit Bestari sengaja digelar terakhir, karena ada laporan dugaan penggelembungan suara, tentu perlu waktu cukup panjang untuk menguji kebenarannya," ujarnya.

Faizal mengemukakan, kericuhan yang terjadi saat rapat pleno dipicu seorang saksi caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tiba-tiba ngamuk menendang meja hingga melempar mikrofon.

Kemarahan saksi tersebut karena ada perbedaan jumlah suara yang dibacakan PPK Bukit Bestari dengan data yang dipegang saksi bersangkutan.

Saksi tersebut kemudian diamankan Petugas Polresta Tanjungpinang yang sejak awal mengawal jalannya rapat pleno dengan tindakan persuasif.

baca juga

Polisi langsung mengiring yang bersangkutan keluar dari ruangan rapat pleno guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Faizal mengemukakan, saat melanjutkan rapat pleno rekapitulasi, pihaknya meminta bantuan dari petugas kepolisian.

"Kami juga sudah meminta bantuan aparat kepolisian untuk memperketat pengawasan rapat pleno rekapitulasi suara PPK Bukit Bestari dari awal hingga selesai," katanya.

Sebelumnya ramai beredar di media sosial (medsos), kericuhan tersebut terjadi saat Andi Cori, saksi dari PDIP Kepri tidak terima dengan pembacaan hasil rekapitulasi oleh PPK Bukit Bestari dengan jumlah suara 3076.

Dilansir dari akun Instagram tnjinfo, Andi Chori mengklaim bahwa jumlah suara PDI Perjuangan sebanyak 3176. Hal itu dibantah saksi dari Hanura, Beri.

Ia juga mengklaim bahwa suara partai PDIP di PPK Bukit Bestari sebanyak 3046. Selain itu, Andi Cori melakukan interupsi kepada pimpinan pleno, keberatan bahwa jumlah suara di Sirekap berbeda dengan data sirekap mereka.

Tapi hal itu dibantah, Beri mengatakan bahwa berdasarkan perhitungan suara PDIP dari PPK sebanyak 3046. Akibatnya, terjadi percekcokan antara Andi Chori dengan pimpinan rapat pleno rekapitulasi di tingkat Kota Tanjungpinang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untung Ketahuan! Rekapitulasi Suara PDIP dan Partai Golkar Sempat Tertukar di Seoul

Untung Ketahuan! Rekapitulasi Suara PDIP dan Partai Golkar Sempat Tertukar di Seoul

Kotak Suara | Jum'at, 01 Maret 2024 | 21:08 WIB

Telah Diperingatkan Bawaslu, Tapi Ikuti Saran KPU, PPLN Islamabad Diduga Langgar Administrasi Soal Ini

Telah Diperingatkan Bawaslu, Tapi Ikuti Saran KPU, PPLN Islamabad Diduga Langgar Administrasi Soal Ini

Kotak Suara | Jum'at, 01 Maret 2024 | 20:32 WIB

Didukung Penggemar K-Pop, Perolehan Suara Anies-Muhaimin di Korea Selatan Jeblok

Didukung Penggemar K-Pop, Perolehan Suara Anies-Muhaimin di Korea Selatan Jeblok

Kotak Suara | Jum'at, 01 Maret 2024 | 18:23 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×