Golkar Hilang Kesempatan Menang di Jawa Barat kalau Ridwan Kamil Diboyong ke Pilkada Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 04 Juli 2024 | 15:44 WIB
Golkar Hilang Kesempatan Menang di Jawa Barat kalau Ridwan Kamil Diboyong ke Pilkada Jakarta
Wakil Ketua Umum DPP Golkar Ridwan Kamil. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyatakan alasan Partai Golkar masuk akal untuk memilih memajukan kadernya, yakni Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat ketimbang Jakarta.

Alasan Partai Golkar itu berbanding lurus dengan hasil elektabilitas Ridwan Kamil atau RK di survei. Contoh, dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia pada Juni 2024, RK unggul dalam beberap simulasi. Cuma ada satu nama yang menempel di belakang RK, yakni Dedi Mulyadi.

Sementara nama-nama lainnya berada jauh di bawah dua nama tokoh Jawa Barat tersebut.

"Alasan Partai Golkar untuk mempertahankan Ridwan Kamil di Jawa Barat sangat masuk akal, ya karena bagaimana pun Ridwan Kamil punya potensi cukup lumayan untuk memenangkan kontestasi elektoral di Jawa Barat," kata Burhanuddin dalam paparan survei secara daring, Kamis (4/7/2024).

Burhanuddin berujar, bagi Partai Golkar membawa RK ke Pilkada Jakarta belum tentu membawa kesuksesan. Di sisi lain, membawa RK ke Jakarta justru membuat Partai Golkar kehilangan kesempatan.

"Sementara Golkar akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan posisi nomor satu di provinsi paling padat se-Indonesia," kata Burhanuddin.

Berbeda, misalkan RK memiliki penerus yang potensial di Partai Golkar untuk dicalonkan sebagai gubernur Jawa Barat, sehingga RK bisa maju di Jakarta.
Menurut Burhanuddin, mungkin hal tersebut bisa mengurangi "kekecewan" Partai Golkar atas langkah membawa RK ke Jakarta.

"Tetapi masalahnya nama-nama yang lain dari internal Partai Golkar termasuk istrinya Kang Ridwan itu juga tidak kompetitif untuk dibawa ke pentas gubernur," kata Burhanuddin.

RK Unggul di Jabar

baca juga

Indikator Politik Indonesia merilis survei terbaru terkait peta dan persaingan politik elektoral di Pillada Jawa Barat. Hasilnya Ridwan Kamil selalu unggul, disusul nama Dedi Mulayadi di peringkat kedua.

Sementara nama-nama lain yang juga muncul dinilai kurang kompetitif untuk menyalip atau bahakan sekadar menyusul mendekati elektoral Ridwan di posisi teratas, mauapun elektoral Dedi yang ada di posisi kedua. Kedua nama itu unggul di sejumlah simulasi calon gubernur yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia dalam temuan survei pada 20-27 Juni 2024.

Misalnya kedua unggul dalam simulasi enam nama. Di mana Ridwan Kamil 45,6 persen dan Dedi Mulyadi 34,7 persen. Sementara nama lain berada di bawah 10 persen, semisla Dede Yusuf 7,1 persen; Bima Arya Sugiarto 2,5 persen; Ono Surono 1,3 persen; dan Ilham Akbar Habibie 0,8 persen.

Hasil Survei SRMC Pilgub Jabar 2024: Ridwan Kamil Teratas, Dedi Mulyadi Menguntit [Istimewa]
Hasil Survei SRMC Pilgub Jabar 2024: Ridwan Kamil Teratas, Dedi Mulyadi Menguntit [Istimewa]

"Ini enam nama. Ini memang seperti ini ya nama-nama lain per hari ini lagi-lagi pemilu masih ada empat bulan ke depan, itu sama sekali tidak kompetitif untuk mengejar ketertinggalan Ridwan dengan Dedi Mulyadi," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudidin Muhtadi dalam paparannya secara daring, Kamis (4/7/2024).

Sementara itu, dalam simulasi tiga nama Ridwan Kamil dan Dedi masing-masing kembali menempati peringat pertama dan kedua. Ridwan Kamil 56,3 persen; Dedi Mulyadi 35,1 persen; dan Ilham Akbar Habibie 3,3 persen.

"Ini nama-nama yang muncul di kalangan elite. Dedi Mulyadi sudah muncul dari internal Gerindra, Ilham Akbar Habibie dari NasDem, Ridwan Kamil dari Golkar," kata Burhanuddin.

Diketahui, survei dilakukn dengan menggunakan metode double sampling dengan sampel sebanyak 1214 responden. Margin of error survei diperkirakan +-2.8% pada tingkat kepercayaan 95%.

Populasi survei adalah warga negara Indonesia di Provinsi Jawa Barat yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon. Wawancara responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Dominasi Elektoral di Jabar, Anak Mantan Presiden Belum Mampu Bersaing

Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Dominasi Elektoral di Jabar, Anak Mantan Presiden Belum Mampu Bersaing

Kotak Suara | Kamis, 04 Juli 2024 | 15:21 WIB

Sempat Dihujat karena Lepas Hijab, Kini Zara Anak Ridwan Kamil Mendadak Panen Pujian

Sempat Dihujat karena Lepas Hijab, Kini Zara Anak Ridwan Kamil Mendadak Panen Pujian

Entertainment | Rabu, 03 Juli 2024 | 21:00 WIB

Putuskan Lepas Hijab, Momen Anak Ridwan Kamil Zara Peluk Ibunya Usai Shalat Bikin Salfok

Putuskan Lepas Hijab, Momen Anak Ridwan Kamil Zara Peluk Ibunya Usai Shalat Bikin Salfok

Entertainment | Rabu, 03 Juli 2024 | 14:58 WIB

Ridwan Kamil Klaim Elektabilitasnya di Jakarta Lebih Baik dari Anies Baswedan, Pandji Kaget: Bukannya Nomor 3?

Ridwan Kamil Klaim Elektabilitasnya di Jakarta Lebih Baik dari Anies Baswedan, Pandji Kaget: Bukannya Nomor 3?

Lifestyle | Rabu, 03 Juli 2024 | 11:52 WIB

Terkini

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta

Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar

Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:29 WIB

×