Pengamat Sebut Formula KIM Plus untuk Muluskan Jalan RK di Jakarta dan Kunci Langkah PDIP-Anies Bersatu

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 09 Agustus 2024 | 13:56 WIB
Pengamat Sebut Formula KIM Plus untuk Muluskan Jalan RK di Jakarta dan Kunci Langkah PDIP-Anies Bersatu
Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022, Anies Baswedan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan, melihat ada upaya lain dari wacana pembentukan Koalisi Indonesua Maju (KIM) plus. Upaya ini di luar dari upaya menjegal Anies Baswedan ikut pencalonan gubernur Jakarta 2024.

Menurutnya upaya lain dari formula KIM Plus ialah untuk mengunci langkah PDI Perjuangan di Pilkada Jakarta. PDIP dibuat tidak bisa melangkah mengusungkan calon, sebab partai-partai lain termasuk pendukung Anies akan dibuat bersatu di KIM plus.

"Formula KIM plus juga ingin mengunci PDIP. Kalaupun PDIP mendukung Anies dan mendapat sokongan Perindo dan PPP, kursi ketiga partai tersebut belum cukup mengantarkan Anies sebagai cagub," kata Yusak kepada Suara.com, Jumat (9/8/2024).

Upaya menjegal Anies maju Pilgub Jakarta, bukan tanpa alasan. Yusak berujar dengan absennya Anies di pemilihan kepala daerah di Jakarta tentu membuat peluang keterpilihan Ridwan Kamil (RK) menjadi menigkat. Mantan gubernur Jawa Barat tersebut digadang-gadang bakal diusung KIM plus.

"Kalau Anies gagal maju, otomatis peluang RK menang sangat terbuka karena berpotensi lawan kotak kosong," kata Yusak.

Yusak menilai RK mampu memperoleh suara tinggi bila dirinya hanya melawan kotak kosong di Pilkada Jakarta. Kehadiran pasangan calon independen juga dipredikti tidak bisa membendung kemenangan RK.

"Tidak sulit bagi RK menang di atas 50 persen melawan kotak kosong. Atau kalaupun paslon independen, Dharma Pongrekun - Kun Wardana lolos, tidak sulit juga bagi RK untuk menang," kata Yusak.

Barter Posisi di Kabinet

Duet Anies Baswedan-Sohibul Iman berada di penghujung jalan buntu. Anies justru berpeluang ditinggal lantaran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diprediksi memilih jalan baru.

baca juga

Diketahui kekinian PKS santer dikabarkan bakal bergabung ke KIM, khususnya dalam urusan Pilkada Jakarta. Dengan begitu KIM akan bertambah anggota menjadi KIM Plus.

Bukan cuma PKS, rekan satu koalisi di Koalisi Perubahan saat Pilpres 2024, PKB dan NasDem juga disebut-sebut mengikuti langkah bergabung ke KIM Plus. Padahal DPP NasDem dan DPW PKB Jakarta sebelumnya menyatakan mendukung pencalonan Anies sebagai gubernur Jakarta.

Bersamaan dengan wacana PKS, PKB, NasDem hijrah ke KIM Plus, ada nama Ridwan Kamil (RK) yang kini dipastikan Partai Golkar maju pemilihan gubernur Jakarta, bukan Jawa Barat.

Melihat dinamika tersebut, Yusak Farchan melihat ada potensi partai-partai meninggalkan Anies dan beralih mendukung RK.

"Anies berpotensi gagal maju sebagai calon Gubernur Jakarta jika PKS, PKB dan Nasdem bergabung dengan KIM mengusung RK," kata Yusak.

Duet Anies-Sohibul Imam di Pilkada 2024 [x.com/PKSejahtera]
Duet Anies-Sohibul Imam di Pilkada 2024 [x.com/PKSejahtera]

Menurutnya PKS, PKB dan NasDem bukan tanpa alasan bila ke depan meninggalkan Anies. Alasan utamanya ialah kepentingan ketiga partai tersebut untuk sama-sama bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

"Sementara Gerindra punya kepentingan bagaimana membendung Anies. Jadi kepentingan PKS, Nasdem dan PKB masuk ke pemerintahan dibarter dengan menarik dukungan dari Anies," kata Yusak.

Di sisi lain, duet Anies-Sohibul yang diusung PKS memang dinilai sulit menjadi magnet elektoral bagi partai lain untuk bergabung. Yusak mengatakan figur Sohibul sebagai cawagub Anies tidak menarik minat partai lain, termasuk PKB dan NasDem yang juga belum mendukung duet tersebut.

"Jadi paket yang diusulkan PKS sebelumnya Anies-Sohibul menemui jalan buntu sehingga PKS bisa saja loncat ke KIM," kata Yusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Relawan Anies usai PKS Bilang Bakal Umumkan Cagub Jakarta Baru

Respons Relawan Anies usai PKS Bilang Bakal Umumkan Cagub Jakarta Baru

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 13:21 WIB

Barter Posisi Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, PKS, NasDem Dan PKB Bisa Tinggalkan Anies Sendirian

Barter Posisi Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, PKS, NasDem Dan PKB Bisa Tinggalkan Anies Sendirian

Kotak Suara | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 13:05 WIB

Agar Niatan Nyagub di Jakarta Mulus, Forkabi Minta Anies Segera Masuk Parpol: Posisi Tawarnya Makin Enak

Agar Niatan Nyagub di Jakarta Mulus, Forkabi Minta Anies Segera Masuk Parpol: Posisi Tawarnya Makin Enak

Kotak Suara | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 13:30 WIB

Anies Terancam Gagal Maju Pilkada Jakarta Gegara KIM Plus, Forkabi: Itu Risiko Demokrasi

Anies Terancam Gagal Maju Pilkada Jakarta Gegara KIM Plus, Forkabi: Itu Risiko Demokrasi

Kotak Suara | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 13:00 WIB

Mulai Lupakan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta, PKS Isyaratkan Punya Cagub Baru Dua Hari ke Depan

Mulai Lupakan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta, PKS Isyaratkan Punya Cagub Baru Dua Hari ke Depan

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 11:54 WIB

Terkini

Sering Dianggap Cuma Efek Menua, Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Katup Jantung Bermasalah

Sering Dianggap Cuma Efek Menua, Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Katup Jantung Bermasalah

Health | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Lalu Dijual, Uangnya untuk Beli Sabu

Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Lalu Dijual, Uangnya untuk Beli Sabu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Timnas Indonesia vs Thailand Malam Ini: Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026 dan Link Live Streaming

Timnas Indonesia vs Thailand Malam Ini: Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026 dan Link Live Streaming

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Buntut Temuan Ombudsman, Menteri Imipas Perintahkan Irjen Audit Dugaan Pungli Remisi

Buntut Temuan Ombudsman, Menteri Imipas Perintahkan Irjen Audit Dugaan Pungli Remisi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:31 WIB

KPK Dalami Pembelian Volvo Ridwan Kamil yang Pernah Dipakai Saat Pelantikan Pj Gubernur Jabar

KPK Dalami Pembelian Volvo Ridwan Kamil yang Pernah Dipakai Saat Pelantikan Pj Gubernur Jabar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Sugiono Jadi Menko PMK, Bidik Renovasi 300 Ribu Sekolah dan 10 Ribu Puskesmas hingga 2029

Sugiono Jadi Menko PMK, Bidik Renovasi 300 Ribu Sekolah dan 10 Ribu Puskesmas hingga 2029

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Gestur Presiden Prabowo ke SBY Bikin Jokowi Kikuk Mati Gaya, Mimik Ayah Gibran Viral

Gestur Presiden Prabowo ke SBY Bikin Jokowi Kikuk Mati Gaya, Mimik Ayah Gibran Viral

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Marimekko Hadir di Indonesia, Bawa Dunia Penuh Warna dan Motif yang Bebas Dipersonalisasi

Marimekko Hadir di Indonesia, Bawa Dunia Penuh Warna dan Motif yang Bebas Dipersonalisasi

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Menakar Karisma Politik: Masuknya Rocky ke Istana Kuak Rapuhnya Warga Sipil

Menakar Karisma Politik: Masuknya Rocky ke Istana Kuak Rapuhnya Warga Sipil

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Masyarakat Tak Henti-hentinya Main Judol, Rekening Bank Terus Diblokir

Masyarakat Tak Henti-hentinya Main Judol, Rekening Bank Terus Diblokir

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:19 WIB

×