"Apakah masih ada yang ingin membantah bahwa BUMN tidak digunakan untuk politik kekuasaan?," ujar Said Didu.
Kemudian, Said Didu pun menyoroti alasan Dirut Pertamina Nicke Widyawati tidak memberikan sponsor kepada Formula E 2022.
"Baca pernyataan Bu Dirut di 2022 alasannya lucu karena 2023 mobil balapnya tetap sama tidak pake produk Pertamina," imbuh Said Didu.
Sementara itu, diketahui bahwa pada Formula E 2022, BUMN tidak menjadi sponsor lantaran disebut proposal kerja sama acara dari panitia baru masif ke BUMN sekitar sebulan sebelum balapan.
Terkait hal itu, menurut Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga, sponsor perusahaan pelat merah harusnya diberikan tiga bulan atau setahun sebelum acara.
Sehingga bisa dilakukan kajian sebelum mengambil keputusan aspek bisnis dan kontribusi nilai sosial BUMN kepada masyarakat.