"Sebuah kontribusi positif dr pemikiran yg bagus dan berani saya kira, Namun lebih bagus jika disampikan oleh kepala negara. Persoalan penolakan, ini mengisyaratkan pilihan kuat Ukraina ttg diposisinya utk NATO.," cuit @sonny14547643.
"Apa urusannya menhan ke situ,sok2an aja itu. Urusan Deplu kok di urusin," tulis @MarojahanSina19
"Nampaknya baru sebatas ide dari menhan aja. Masih terlalu simpel poin" yg disampaikan mengingat kompleksitas masalah ukraina-rusia ini. Boleh jadi juga hanya "dalam rangka" mempush elektabilitas politik pa prabowo aja. Wallahua'alam," balas @PutriKindy.
"Tanya pak jokowi...kok menterinya main sendiri-sendiri," cuit @Ruslan_oland.
Diketahui, Menhan Ukraina Reznikov menolak mentah-mentah proposal perdamaian dari Prabowo Subianto. Menurutnya, usulan tersebut terdengar seperti rencana Rusia, bukan rencana Indonesia.
“Kami tidak membutuhkan mediator datang kepada kami (dengan) rencana aneh ini,” ucapnya seperti yang dikutip dari Rakyat Merdeka, Senin (05/06/2023).
Menurutnya, Ukraina tak bisa menerima gagasan untuk membekukan pasukan Rusia dan Ukraina di posisi mereka saat ini. Kiev juga tidak setuju menciptakan zona demiliterisasi.
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Besarnya Utang Indonesia Sejalan Berkahnya, Said Didu: Berhenti Membodohi Rakyat