Penggiat Media Sosial, Denny Siregar bersama sejumlah netizen menyoroti kelanjutan mengenai proposal perdamaian yang diajukan oleh Prabowo Subianto.
Mereka terkejut mendengar bahwa proposal yang mendapatkan penolakan secara mentah-mentah tersebut rupanya tidak diketahui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini membuat sejumlah pihak bertanya-tanya termasuk Denny. Dirinya terkejut seorang pembantu dari presiden telah melangkah sendiri di event internasional.
"Eehh... gimana ini ? Tolong kasih penjelasan.. Ternyata Presiden juga gak dikasi tau..," cuitnya lewat akun pribadinya, @Dennysiregar7, Selasa (6/6/23).
Netizen lain banyak yang sependapat dengan penulis tersebut. Mereka mempertanyakan maksud atas proposal yang disebut membuat malu tanah air di level dunia.
"Offside amat, ngomong ke luar negeri tanpa sepengetahuan Presiden dan Menlu," cuit @dawiguna.
"Kelewatan sih ini, bisa dibilang gk ada izin atau menghubungi presiden dulu. Gak ada komunikasi jdinya menampar muka Indonesia(bisa digoogling tanggapan Ukraina trhdp Indonesia)," balas @SentirLampuUrip.
"GP pernah 'blunder' soal U20, Om Wowo blunder beneran ini karena Ukraina," ucap @SukaPisang8.
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak tahu-menahu terkait dengan proposal perdamaian Rusia-Ukraina. Dirinya mengatakan hal itu bukanlah arahan darinya, melainkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
"Itu dari Pak Prabowo sendiri, tapi saya belum bertemu Pak Prabowo," kata Jokowi di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).
Jokowi berniat akan mengundang pembantunya dalam kabinet tersebut. Hal ini dilakukan demi mendapatkan kejelasan dari proposal tersebut.
"Nanti, hari ini atau besok akan saya undang. Minta kejelasan apa yang Pak Menhan sampaikan," tambah dia.