Oleh karena itu, mantan Wamenkumham ini lantas memilih untuk melakukan pengawasan publik agar MK lebih cermat dan berhati-hati dalam menetapkan keputusan.
“Karena itu, saya memilih melakukan pengawasan publik agar MK lebih cermat dan hati-hati memutus soal sistem pemilu, karena akan berdampak luas kepada kedaulatan pemilih dan keadilan sistem pemilu kita,” ujar Denny.
Sementara itu, Pengamat politik UGM, Mada Sukmajati, mengatakan jika dibandingkan dengan sistem proporsional terbuka, sistem proporsional tertutup lebih cocok untuk diterapkan pada penyelenggaraan pemilu legislatif secara serentak.
“Banyak ahli sudah mewanti-wanti kalau sebuah negara menyelenggarakan pemilu serentak maka pilihlah sistem yang paling sederhana, dan sistem tertutup ini adalah sistem yang sederhana dari sisi pemilih,” ujarnya, dikutip dari laman ugm.ac.id.