Relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jhon Sitorus, mengomentari pernyataan Ketua Umum organisasi relawan Pro Jokowi atau Projo Budi Arie Setiadi.
Beberapa waktu lalu Projo sempat mengunjungi Prabowo Subianto di mana banyak yang mengartikan hal tersebut merupakan bentuk dukungan Projo kepada Prabowo.
Namun, dalam Rakernas III PDIP di Kantor Sekolah DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023), Presiden Jokowi menyatakan dukungannya kepada bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo.
Menanggapi hal itu, Budi mengatakan masih menunggu perintah, arahan, serta komando Presiden Jokowi dan menegaskan tegak lurus kepada Presiden Jokowi.
"Kami masih menunggu perintah, arahan dan komando Jokowi soal Pilpres 2024. Projo 100 persen ikut Jokowi. Kami tegak lurus Pak Jokowi," kata Ketum Projo Budi Arie kepada wartawan, Kamis (8/6/2023).
Sebagai sesama relawan Presiden Jokowi, Jhon menyoroti sikap Projo yang mendekat ke Prabowo padahal presiden tidak pernah menyatakan mendukung Prabowo.
“Kemarin Projo sudah mendekat ke Prabowo, padahal Jokowi sama sekali tidak pernah menyatakan dukung Prabowo,” ujar Jhon, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Miduk17.
Namun, saat Presiden Jokowi menyatakan dukungannya kepada Ganjar, Projo justru ngeles dengan mengatakan menunggu perintah.
Pegiat media sosial ini kemudian menyindir Budi yang menjadi relawan namun oportunis. Ia menyindir penyebabnya karena Budi takut kehilangan jabatan.
“Giliran Jokowi terbuka mendukung Ganjar, Projo malah NGELES menunggu perintah. Jadi Relawan kok oportunis banget sih, TAKUT kehilangan jabatan?” ujar Jhon.