Politikus Golkar, Andi Sinulingga menyoroti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menepis tudingan dirinya menghasut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, loyalis Anies Baswedan ini geram lantaran Sandiaga Uno bukannya justru lebih fokus terkait kinerjanya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).
"Orang ini rupanya. Bukannya sibuk ngurusin percepatan pengembangan pariwisata nasional di 16 bulan sisa jabatan, malah sibuk ngurusin politik praktis," tutur Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga, Sabtu (10/6).
Sementara itu, Sandiaga Uno mengaku hanya menawarkan gagasan kepada PKS perihal harapan masyarakat yang menginginkan keberlanjutan, sehingga diperlukan percepatan pembangunan.
"Enggak sama sekali. Saya bilang kalau koalisi perubahan sudah sepakat dengan capres-cawapres dan semua pembagian-nya ke depan, dengan juga kekuatan dari dukungan, saya ikhlas," kata Sandiaga Uno.
"Tapi bagaimana caranya PKS bisa ikut bagian dari pada poros percepatan ini. Nah, ini tentunya akan kita bicara bagaimana membangun bangsa bersama," sambungnya.
Sandiaga Uno pun mengaku ikhlas apabila PKS pada akhirnya memutuskan tetap dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
"Saya ikhlas, menurut saya itu yang terbaik buat bangsa ini, tapi kalau beliau dari teman-teman PKS ini bisa mempertimbangkan apa yang saya tawarkan karena saya didukung data, data ini menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Indonesia menginginkan keberlanjutan," papar Sandiaga Uno.
Selain itu, Sandiaga Uno juga enggan tawaran gagasan-nya tersebut dianggap sebagai suatu bentuk penjegalan bagi KPP dalam kontestasi Pilpres 2024.
"Jangan diartikan bagian dari pada penjegalan. Enggak, enggak, sama sekali, justru saya menawarkan pemikiran ini, seandainya teman-teman bisa menerima dan memberikan pertimbangan ayo kita sama-sama membangun bangsa," ujarnya.
Sandiaga pun mengaku bahwa komunikasi yang dijalin dengan pimpinan elite PKS sejauh ini berjalan lancar dan terbuka.