Ketika melemparkan tuduhan, narasi penjegalan dan kedua hal tersebut mendapatkan klarifikasi, mereka sering kali mengaku dijegal lagi.
"Ketika para pihak mengklarifikasi fitnah dan serangan tersebut, si calon kembali memainkan peran terzolimi dan merengek ke publik bahwa dia disakiti dan dijegal," ungkap Teddy.
Sebelumnya, Sudirman Said mengbongkar sejumlah godaan yang datang guna menjegal majunya sosok dari Anies Baswedan. Dirinya mengatakan hal ini sudah berulang kali terjadi.
Mulai dari kasus yang disiapkan guna menyeret mantan menteri pendidikan tersebut hingga pengambilalihan salah satu gerbong dari Koalisi Perubahan.
Kata Sudirman, upaya penjegalan ini tak hanya berangkat dari pengalaman internal, melainkan dikuatkan dengan pernyataan pengamat yang notabene merupakan pihak eksternal.