Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyoroti perihal dana safari politik yang digunakan oleh bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan.
Adapun diketahui bahwa Anies Baswedan mengungkapkan bahwa mayoritas dana safari itu dari Partai NasDem dan juga para relawan.
Hal tersebut diungkapkan Refly Harun melalui tayangan video di Channel YouTube pribadi miliknya. Dalam videonya, Refly Harun mengatakan bahwa dirinya menjadi saksi terkait relawan Anies Baswedan tumbuh secara organik meski dengan motifnya masing-masing.
"Saya menjadi saksi bagaimana itu tumbuh secara organik. Tentu dengan motifnya masing-masing tapi yang jelas tumbuh secara organik," tutur Refly Harun dikutip Suara Liberte dari Channel YouTube pribadi miliknya, Senin (12/6).
Lebih lanjut, Refly Harun pun mengingat pernyataan Rocky Gerung bahwa orang yang mendatangi Anies dilakukan atas dasar partisipasi.
Sementara orang yang mendatangi calon presiden lain dilakukan atas dasar mobilisasi dengan mengharapkan amplop.
"Inget kata Rocky Gerung ya kalau orang datang ke Anies itu karena partisipasi. Datang ke calon yang lain ya karena mobilisasi. Tunggu amplop," imbuhnya.
Sementara itu, dalam tayangan YouTube IDN Times Selasa (16/5/2023) lalu, Anies mengungkap bahwa mayoritas dana safari itu dari Partai NasDem dan juga para relawan.
"Tergantung, mayoritas dari NasDem. Ketika trip itu dilakukan ke berbagai kota. Sebagian adalah kita sendiri. Yang kelilingnya itu darat, itu kita sendiri. Dan acara-acara yang dilakukan itu, itu adalah acara yang hampir semua sifatnya desentralistik," kata Anies Baswedan.
"Jadi ketika saya menyebut nama NasDem itu bukan berarti NasDem Jakarta atau pusat saja. Tapi di daerah-daerah dan relawan-relawan daerah," tandasnya.