Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando menyoroti pengamat yang memberikan kritik ke PSI bahwa strategi marketingnya dianggap 'jorok' karena menggaungkan Kaesang Pangarep yang namanya lekat dengan PDI Perjuangan (PDIP). Bahkan, PSI disebut sebagai parpol yang lebih jadul daripada parpol lama.
Hal ini ditanggapi Ade Armando dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Ade Armando mengira bahwa semakin banyak yang panik terkait pencalonan Kaesang Pangarep oleh PSI sebagai wali kota Depok.
"Kayaknya makin banyak yang panik gegara Kaesang dicalonkan sebagai walikota Depok oleh PSI ," ujar Ade Armando dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @adearmando61, Jumat (16/6).
Sementara itu, diketahui bahwa pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, mengatakan bahwa Kaesang merupakan sosok independen alias belum bergabung dengan parpol mana pun. Akan tetapi, sosok anak Presiden Joko Widodo itu dinilai lekat dengan PDIP karena Jokowi merupakan kader partai banteng.