Beredar video berjudul ‘Jokowi Marah Besar, Minta Plate Divonis Mati, Nasibnya Tak Tertolong Lagi’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Jumat (16/06/23).
Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa tersangka kasus korupsi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate sudah divonis hukuman mati dan vonis itu pun dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail Johnny G Plate yang tengah telanjang dada, tangannya dipegang oleh dua orang polisi dan di depannya ada Presiden Jokowi yang tampak sedang marah dan sambil menunjuk ke arahnya.
Video itu pun disertai tulisan ‘Jokowi Marah Besar, Minta Plate Divonis Mati, Nasibnya Tak Tertolong Lagi’.
PENJELASAN
Sebelumnya, diketahui mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Johnny G Plate telah sah menjadi tersangka kasus korupsi tower BTS Kominfo hingga Rp8,2 Triliun Rupiah.
Untuk diketahui kebenarannya, Johnny memang sudah ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena terbukti melakukan tindakan korupsi atas proyek BTS Kominfo senilai Rp 8,2 Triliun.
Namun setelah ditelusuri, video berdurasi delapan menit empat detik itu tidak menampilkan Johnny sama sekali atau cuplikan mengenai vonis yang akan dikenakan padanya.
Terlebih tubuh dari laki-laki yang sedang bertelanjang dada tersebut tampak bertato dan tidak sinkron dengan bagian kepala.
Melansir undang-undang, vonis disebut juga putusan hakim terhadap terdakwa dalam perkara pidana. Artinya hanya hakim yang dapat memutuskan vonis seseorang dengan terlebih dahulu melakukan persidangan.
Sedangkan seorang kepala negara atau presiden tidak punya hak dalam memberikan vonis terhadap seseorang.
Johnny sendiri saat ini belum diadili atau belum masuk dalam masa persidangan. Ia masih ditahan di Rutan Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari, terhitung sejak 9 Juni 2023 sampai 28 Juni 2023.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan Johnny G Plate divonis mati oleh presiden Jokowi, itu adalah manipulasi.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut tidak berhubungan dengan berita manapun.
KESIMPULAN
Video ‘Jokowi Marah Besar, Minta Plate Divonis Mati, Nasibnya Tak Tertolong Lagi’ yang diunggah akun youtube Kabar News 672 memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.