Menanggapi pernyataan tersebut, Helmi mempertanyakan kesepakatan apa yang dibuat dalam program tersebut sehingga diwajibkan untuk berlanjut.
“Memangnya ada deal apa dalam Program itu sehingga diwajibkan berlanjut?” tanya Helmi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @HelmiFelis_ pada Jumat (16/6/2023).
Apalagi, Luhut sampai harus menyinggung perihal politik identitas sehingga semakin membuat dirinya curiga soal kesepakatan dalam program Presiden Jokowi itu.
“Sampe Politik identitas juga dibawa-bawa, apaan sih ini? Forced speech.? Memalukan.!” Ujar loyalis Anies Baswedan itu.