Maksud duel habis-habisan tersebut yaitu buka-bukaan kasus hukum yang berbau politis akan terus berlanjut dan baik NasDem atau PDIP pasti kena getahnya.
“Artinya buka-bukaan yang akan berlanjut terus dan itu mungkin bagian-bagian dari NasDem juga akan dipreteli sampai ke orang-orang yang selama ini tidak kita duga. Juga demikian PDIP,” jelas Rocky.
Ahli ilmu filsafat ini kemudian menyebut kekacauan semacam itu disebabkan karena ketidakpastian soal maju atau tidaknya Anies Baswedan.
“Jadi kekacauan politik bermula dari ketidakpastian Anies mau maju apa enggak. Jadi dasarnya itu,” ujar mantan akademisi Universitas Indonesia itu.