Pegiat media sosial, Denny Siregar, mengomentari pernyataan Penasehat Wakil Presiden RI 2009 – 2013 bidang Telaah Strategi Abdillah Toha soal dampak jika Anies Baswedan gagal maju sebagai calon presiden.
Menurut Abdillah Toha, penjegalan terhadap Anies bisa berdampak pada marahnya puluhan juta pendukung Anies dan membuat kekacauan di negeri ini.
“Jika Anies berhasil dijegal dan gagal maju sebagai capres, pernah terpikir tidak oleh penguasa yg menjegal bhw berapa puluh juta pendukung Anies yg akan marah dan membuat kekacauan di negeri ini?” ujar Abdillah Toha, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AT_AbdillahToha pada Jumat (16/6/2023).
Padahal, dia juga memahami bahwa Anies pun sebenarnya belum tentang menang jika dibiarkan maju Pilpres 2024. “Padahal bila dia dibiarkan maju belum tentu juga terpilih,” ujar Abdillah Toha.
Menanggapi hal tersebut, Denny menilai sebaiknya jangan terus menyebarkan narasi bahwa Anies dijegal karena hal tersebut membuat Indonesia tidak maju-maju.
Pasalnya, hal seperti itu sudah dihadapi melalui Pilpres 2019 di mana calon presiden yang tidak siap kalah justru membuat kerusuhan di mana-mana.
“Maaf pak @AT_AbdillahToha yth. Kalau kita berfikir spt itu terus, kita tdk akan maju2. Pilpres 2019 kita hadapi Capres yg tdk siap kalah dan kerusuhan dimana2,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Dennysiregar7 pada Jumat (16/6/2023).
Menurut pendukung Ganjar Pranowo ini, yang perlu dilatih dari masyarakat adalah kesiapan mental menghadapi kemenangan dan kekalahan, bukan dengan narasi penjegalan.
“Seharusnya yg dilatih dr masy kita adalah mental siap menang dan siap kalah, bukan dgn narasi yg nakut2i spt itu,” ujar Denny.