Elite Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PS) Mohamad Guntur Romli menyoroti kerasnya teriakan isu politik dalam dugaan korupsi yang dilakukan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
Dirinya keheranan mengapa kasus yang disebut-sebut terkait gratifikasi tersebut dianggap bukan masalah murni hukum, bahkan dinilai sebagai efek dari memajukan sosok dari Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Sejumlah pihak diketahui menyebut bahwa kasus ini adalah shock therapy bagi Partai NasDem. Hal ini karena mereka berani beda jalur sendiri dengan mengusung mantan menteri pendidikan tersebut.
Guntur tak setuju bahkan geram dengan hal ini, dirinya justru menilai bahwa ini adalah upaya mengalihkan masalah utama soal dugaan korupsi dengan framing yang jahat.
"Ini adalah framing yang buruk, tuduhan yang busuk," ucapnya dalam sebuah video yang diunggah dalam Youtube Cokro TV, dikutip Senin (19/6/2023).
Menurutnya, tak mungkin merupakan bentuk serangan politik apalagi penjegalan untuk sosok dari Anies. Hal itu mengingat suara dari eks gubernur itu yang stagnan bahkan turun.
"Buat apa dia dijegal, suaranya saja terus turun kemudian koalisi perubahan juga tidak solid-solid amat," ungkap sosok aktivis ini.