Politikus ini mengingatkan bahwa yang dapat menjegal Anies adalah internal koalisinya sendiri dan bukan pemerintah penegakan hukum seperti ini.
Lagipula, Romli mengatakan bahwa kasus yang menjerat seorang menteri yang berada dalam kabinet saat ini tak hanya spesial alias hadir dari Partai NasDem.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan undangan guna pemeriksaan terkait dugaan korupsi untuk Mentan Syahrul Yasin Limpo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.
Akan tetapi, sosok menteri tersebut meminta izin agar pemeriksaan dirinya terkait dugaan korupsi di lingkungan kementerian yang dipimpinnya diundur menjadi Selasa, 27 Juni 2023.
"Jadi, kami belum bisa memenuhi undangan KPK hari ini sama sekali bukan karena urusan pribadi, tetapi dalam rangka menjalankan tugas negara. Namun demikian, kami pastikan tetap menghormati KPK dan mengajukan permintaan agar dapat diperiksa pada hari Selasa, 27 Juni 2023," ujarnya dalam suratnya kepada KPK, Jumat (16/6/2023).