Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti pertemuan antara Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2023).
Adapun di akhir konferensi pers, Puan Maharani berpantun dalam suasana gembira kedua partai bertemu bersama percepat kemajuan Indonesia.
Hal tersebut ditanggapi Yusuf Dumdum dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Yusuf Dumdum menyinggung bahwa ada yang kepusingan lantaran membangun narasi penjegalan terkait pencalonan Anies Baswedan.
"Ada yang pusing bangun narasi penjegalan. Sampai nekat mengancam akan menerjunkan makhluk-makhluk afkiran untuk bikin people power," ujar Yusuf Dumdum dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @yusuf_dumdum, Senin (19/6).
Sementara itu, diketahui bahwa Partai Demokrat menjadi salah satu partai dalam koalisi pengusung Anies Baswedan menjadi capres di Pilpres 2024 mendatang.
Di samping itu, terkait pertemuan dengan Puan Maharani, AHY menyambut kedatangan Puan sekitar pukul 08.49 WIB. Keduanya tampak saling bersalaman.
AHY dan Puan Maharani bertemu usai melakukan olahraga lari pagi. AHY berlari di sekitar kawasan Sudirman, sedangkan Puan dari Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, AHY nampak memakai baju biru, dan Puan mengenakan kaos hitam. Saat diminta wartawan untuk berpose ketika difoto, Puan menanggapi dengan berkelakar.
"Kayak sama siapa aja, orang akrab kok," tutur Puan kepada wartawan di Kawasan Huta Kota Plataran, Minggu (18/6/2023).
Adapun pada pertemuan AHY dan Puan Maharani seraya berolahraga itu, turut hadir Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto, Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto, Politikus PDI Andreas Hugo dan Masinton Pasaribu.
Dari perwakilan Partai Demokrat, hadir anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon, dan Anggota DPR Fraksi Demokrat Didik Mukrianto.