Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ), Andi Sinulingga, mengomentari perihal harapan Indonesia bisa menjadi raja mobil listrik dunia pada tahun 2028 mendatang.
Optimisme tersebut diungkap oleh Presiden Jokowi dalam acara yang digelar relawan Bara JP di Hotel Salak, Kota Bogor, Minggu (18/6/2023).
Itu karena, sumber bahan baku mineral di dalam negeri sehingga presiden pun meminta agar Indonesia tidak takut apabila digugat negara lain.
"Kita bayangin kita punya industri mobil listrik gede banget, itu kan baru digugat awal. Menyiapkan industri prekursor, industri ekspor, EV-nya, lithium baterainya, kan baru kita siapin. Mungkin selesai 2027, insya Allah 2028," ungkap Jokowi.
Saat ini dua negara yang bersaing dalam industri mobil listrik (electric vehicle / EV) adalah Cina dan Amerika Serikat. Cina berada di posisi pertama sementara Amerika Serikat di posisi kedua.
Menanggapi hal tersebut, Andi menyoroti harapan Presiden Jokowi bahwa pada tahun 2028 Indonesia yang akan menjadi raja mobil listrik.
“Nanti (2028) Raja mobil listriknya itu adalah Indonesia kata pak Jokowi, Raja mobil listrik dunia,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Selasa (20/6/2023).
Namun, ketika Presiden Jokowi mengatakan optimisme tersebut, yang muncul dalam benak publik adalah saat mobil Esemka digadang-gadang menjadi produk unggulan.
Selain itu, Presiden Jokowi juga tegas mengatakan Indonesia bisa keluar dari middle income trap namun nyatanya hal tersebut tak terwujud meski 2 presiden sudah menjabat hampir dua periode.
Baca Juga: Gaji PJLP DKI Belum Juga Dinaikkan Sesuai UMP 2023, Ini Kata DPRD Jakarta
“Ingatan publik langsung ke mobil esemka. Dulu juga pak Jokowi dgn tegas bilang kalau Indonesia sangat bisa keluar dari middle income trap, 9 thn sudah masa jabatan, apa hasil?, 00,” ujar Andi.