Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti beredarnya video bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo dikerubungi anak-anak muda di suatu tempat. Narasi yang disertakan dalam video itu adalah Ganjar mengumpulkan anak muda penganut paham LGBT.
Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah menyebut bahwa kadrun begitu jahat. Pasalnya, PDIP telah memastikan bahwa narasi dalam video tersebut tidak benar alias hoaks.
"Jahatnya Kadrun!!! Pak Ganjar bertemu dan berbincang dengan milenial, difitnah kumpulkan kelompok LGBT," ungkap Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Kamis (22/6).
Lebih lanjut, Chusnul Chotimah mengatakan harapannya agar millenial sadar bahwa begitu kejam para pendukung pesaing Ganjar. Ia pun mengatakan bahwa jangan sampai 'mereka' itu berkuasa.
"Semoga dengn ini milenial sadar bagaimana kejamnya para pendukung pesaing Ganjar. Jangan biarkan mereka berkuasa," imbuhnya.
Sementara itu, diketahui bahwa video bernarasikan bahwa Ganjar mengumpulkan anak muda penganut paham LGBT.
Video dan narasi itu beredar di grup-grup pesan singkat WhatsApp dan Twitter sejak beberapa hari yang lalu.
"Wow LGBT berkumpul mendukung PDIP pak Ganjar," mengutip narasi yang beredar di grup WhatsApp.
Sekretaris Tim Koordinator Relawan Pemenangan Ganjar Pranowo, Deddy Yevri Sitorus menegaskan acara tersebut bukan agenda dukungan dari kelompok LGBT.
"Acara itu tidak membahas apapun soal LGBT. Jadi itu jelas fitnah dan hoaks," ucap Deddy dikutip dari CNN.
Video yang beredar itu adalah ketika Ganjar menghadiri acara kumpul bareng TikTokers Milenial di Alam Sutera, Tangerang pada 28 Mei 2023. Ganjar terlihat memakai kemeja putih dan berada di tengah-tengah sekelompok anak muda.
Sebenarnya, dalam agenda tersebut, Ganjar menjadi pembicara. Lalu dilanjut berfoto bersama sambil joget dikerubungi anak-anak muda. Namun, ada yang memotong video dan membuat narasi hoaks bahwa Ganjar mengumpulkan kelompok LGBT.