Pengamat Politik Adi Prayitno menyoroti bagaimana sikap yang dimiliki oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi di PDI Perjuangan.
Dirinya melihat bahwa sosok orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut sepertinya kurang suka jika dirinya disebut petugas partai oleh Megawati Soekarnoputri.
Hal ini dapat dirasakan dari bagaimana gestur hingga raut muka dari sosok kepala negara ini jika bertemu dengan ketua umum partai berlambang kepala banteng itu.
Adi mengatakan hal ini tergolong wajar mengingat yang dibicarakan ini adalah seseorang yang maju dari bawah hingga menjadi Presiden Jokowi
"Jokowi ini adalah presiden republik Indonesia yang perlu dihormati dalam politik sekalipun di PDIP," ujarnya dalam Youtube Mind TV, dikutip Jumat (23/6/2023).
Menurutnya, Jokowi ini perlu diajak bicara dalam menentukan strategi pemenangan pesta demokrasi hingga pencapresan dari Ganjar Pranowo.
"Jokowi itu kelihatan happy (senang) bicara politik depan relawannya, bisa dikatakan mereka itu replika politik dari Jokowi," jelasnya.
Keilmuan Jokowi dalam politik dapat terlihat tak kala ia berpidato depan mereka, soal bagaimana seorang pemimpin yang pantas dipilih hingga keberlanjutan guna mengamankan masa depan dari Indonesia.
Hal inilah yang menurut Adi, membuat sosok kepala negara ini turut memberikan kode-kodenya hingga sinyal untuk sejumlah tokoh seperti Prabowo Subianto.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo sendiri belum jelas memberikan kepada siapa dukungannya dalam pesta demokrasi. Namun setidaknya adalah dua tokoh yang menjadi sasaran menurut anggapan masyarakat yakni menteri pertahanannya dan Ganjar Pranowo.
Walau belum eksplisit memberikan dukungan, sudah banyak sinyal yang diberikan oleh kepala negara ini untuk kedua sosok tersebut jelang Pilpres 2024.