“Supaya kelak kita bisa mengangkat dagu kita di mata dunia dan ternyata benar pilihan saya, nggak salah Jokowi adalah presiden terbaik di era saya,” katanya.
“Yang akan sulit dikalahkan bahkan oleh presiden-presiden selanjutnya,” jelasnya.
Ia kemudian menceritakan bagaimana seorang Jokowi harus berjibaku melawan Freeport dan mencoba mengakuisisinya.
“Dan dia berhasil, dia juga dengan gagahnya mengembalikan kedaulatan RI dengan pelarangan ekspor mentah biji nikel dan melawan Eropa yang ingin produksi sawit kita,” jelasnya.
Meski Jokowi gagah begitu kata Denny, lawan politiknya tetap saja menyerangnya. Mulai dari narasi mengejek seperti planga plongo sampai tudingan PKI yang dihadapi Jokowi dengan diam dan dia terus bekerja
“Dan hasilnya ribuan kilometer jalan raya dan jalan tol dari Aceh sampai Papua tersambung dalam waktu singkat periode kepemimpinannya,” kata Denny.
“Puluhan bendungan-bendungan raksasa dibangun supaya hasil panen kita bisa lebih terarah, bandara direnovasi supaya tambah gagah,” tambanya.
Dan kata Denny, kelompok radikal dihajar habis sampai tidak bisa bersuara. Serta pelan-pelan masyarakat Indonesia bisa merasakan dampaknya ekonomi baru tumbuh ketika ada pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.