Narasi dalam video berjudul ‘Polri tak tinggal diam!!! penghina Gibran tak di kasih ampun’ mengarahkan penonton agar percaya bahwa putra sulung presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka memerintahkan untuk menghukum pendiri partai Ummat, Amien Rais.
Video yang diunggah oleh akun youtube Pinter Politik pada Minggu (25/06/23) ini seolah menjelaskan Gibran telah dihina oleh Amien Rais.
Hinaan ini kemudian membuat Gibran marah dan memerintahkan aparat yang berwajib menangkap Amien.
Untuk diketahui, Amien Rais termasuk salah satu tokoh politik yang kontra dan kerap mengkritik kebijakan Presiden Jokowi.
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail seorang lelaki yang mirip dengan Amien Rais mengenakan baju tahanan berwarna orange tengah digiring oleh segerombolan polisi, di sampingnya ada foto Gibran.
Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Sikap Pemerintah Soal Ponpes Al Zaytun, Yusuf Dumdum: Jadi Momentum Negara untuk
Video itu pun disertai tulisan ‘Melecehkan Anak Presiden, Polri Langsung Gerak Cepat, Penghina Gibran Diseret Paksa di Rumahnya’.
PENJELASAN
Untuk diketahui kebenarannya, Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais sebenarnya tak pernah benar-benar secara langsung menghina Gibran Rakabuming Raka.
Meskipun diakui bahwa Amien adalah salah satu sosok yang cukup vokal mengkritik sosok Jokowi, atau ayah dari Gibran.
Amien pernah berkomentar pada di awal kemunculan Jokowi, Amien mengatakan ia seakan memberi harapan.
Melansir dari Warta Ekonomi menurutnya hal tersebut hanya omong kosong sehingga ia menilai Jokowi perlu dilengserkan.
“Tapi lama-lama menjadi makin mendung dan makin gelap dan mungkin memang perlu dilengserkan,” tegasnya.
Baru-baru ini, Amien Rais juga dikabarkan mengaku berniat mengacak-acak Solo, Jawa Tengah. Dimana saat ini Solo adalah daerah yang dipimpin oleh Gibran.
Bukan ngamuk seperti yang dinarasikan oleh video yang diunggah akun youtube Pilihan Rakyat, Gibran justru menjawabnya dengan santai dan bercanda (guyon).
Gibran pun merespon unggahan tersebut dengan tulisan “Halah santai wae,” tulis Gibran melalui twitter pribadinya, sambil menambahkan emoticon.
Yang aneh adalah narasi pada video tersebut, narator di video malah menjelaskan mengenai salah satu netizen twitter yang menghina Gibran dengan sebutan anak babi.
"Anak bhaabii!!" tulis akun Twitter @tomtomo_id dikutip pada Kamis (22/6/2023).
Gibran pun langsung merespon dengan jawaban yang nyeleneh. "Ya pak oink oink," tulisnya menggunakan twitter pribadinya.
Penghinaan ini bukan dilakukan oleh Amien Rais, namun seorang anonim di twitter, namun narator membuat itu seolah-olah dilakukan Amien.
Ditambah sepanjang video tak ada bukti penangkapan Amien atau pengaduan dari Gibran mengenai ejekan tersebut.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan Amien Rais dan polisi serta Gibran itu adalah manipulasi atau editan komputer.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail video tersebut juga tidak berhubungan dengan berita manapun.
KESIMPULAN
Video ‘‘Polri tak tinggal diam!!! penghina Gibran tak di kasih ampun’ yang diunggah akun youtube PINTER POLITIK memiliki konten disinformasi atau hoax yang ditujukan untuk menyesatkan masyarakat.