Efek Blusukan Jakarta, Ganjar Pranowo Jadi Terancam Sorotan Tajam dari KPK

Suara Liberte

Senin, 03 Juli 2023 | 07:20 WIB
Efek Blusukan Jakarta, Ganjar Pranowo Jadi Terancam Sorotan Tajam dari KPK
Ganjar Pranowo (Suara.com/Bagaskara)

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyoroti tak adanya aturan yang solid terkait dengan sikap maupun etika yang seharusnya dimiliki oleh pejabat negara di Indonesia.

Hal ini menyusul aksi blusukan yang dilakukan oleh sejumlah elite politik dalam pemerintahan, paling disoroti adalah bagaimana sikap yang ditunjukkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di DKI Jakarta.

Selain menyayangkan aksi blusukan yang diwarnai dengan unjuk kekuatan dari politikus tersebut, dirinya mempertanyakan dari mana sumber dana langkah tersebut, apalagi sampai dibarengi dengan pembagian sembako. 

"Ganjar itu dibiayai sebagai Gubernur Jawa Tengah, bukan dibiayai sebagai capres. Karena  itu dari mana biaya yang dikeluarkannya untuk jalan-jalan ke sana ke sini lalu bagi-bagi sembako juga," ungkapnya Refly, dikutip Senin (03/070/2023).

Refly mengatakan mungkin bakal calon presiden tersebut bisa saja mengeluarkan uangnnya sendiri dalam rangka blusukan, namun ia ragu mengingat jumlah harta kekayaan dari Ganjar.

Kemungkinan lainnya adalah blusukan tersebut menggunakan biaya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jawa Tengah. Jelas hal ini jika benar adalah sebuah penyalahgunaan kekuasaan. Terakhir adalah biaya dari pihak ketiga yang justru merupakan hal paling buruk yang bisa dilakukan oleh Ganjar.

Refly mengatakan jika blusukan hingga pembagian sembako ini dilakukan oleh biaya dari pihak ketiga, maka hal ini sudah bisa masuk dalam kategori gratifikasi dan bisa diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau misalnya uang pihak ketiga, itu namanya gratifikasi, maka harus dilaporkan ke KPK," ungkap dari Refly Harun.

baca juga

Sebelumnya, Bacapres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo mematik kontroversi lewat blusukan ke pasar Anyar Bahari, Warakas, Jakarta Utara, Sabtu, 25 Juni 2023.

Hal ini karena dirinya melakukan tindakan yang dinilai melanggar etika pejabat publik, meski begitu politikus ini mengaku melakukan aksi menelepon pemerintahan setempat demi membantu masyarakat di DKI Jakarta.

"Ini soal pelayanan publik biasa saja. Karena kemarin saya datang ke salah satu pasar, saya telepon Pak Gubernur DKI, saya telepon Pak Sekda DKI yang kebetulan dua-duanya saya kenal, terus diupload, kok dibully ya?" ujar Ganjar, Minggu (25/6/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deklarasikan Dukungan Ganjar Pranowo, KAPT Optimistis Sumbang 80 Persen Suara di Soloraya

Deklarasikan Dukungan Ganjar Pranowo, KAPT Optimistis Sumbang 80 Persen Suara di Soloraya

Surakarta | Minggu, 02 Juli 2023 | 20:41 WIB

1.500 WNI di Hongkong Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024

1.500 WNI di Hongkong Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024

News | Minggu, 02 Juli 2023 | 20:17 WIB

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Sahkan Ahok Jadi Ketua KPK yang Baru

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Sahkan Ahok Jadi Ketua KPK yang Baru

Liberte | Minggu, 02 Juli 2023 | 19:37 WIB

Terkini

Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Hadir dengan Pesan Moral Paling Menyentuh

Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Hadir dengan Pesan Moral Paling Menyentuh

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan

Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Puluhan Tahun Jadi Sineas, Christopher Nolan Takut Garap Film Bergenre Ini

Puluhan Tahun Jadi Sineas, Christopher Nolan Takut Garap Film Bergenre Ini

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:55 WIB

4 Tinted Sunscreen Tanpa Alkohol dan Pewangi Atasi PIH pada Kulit Sensitif

4 Tinted Sunscreen Tanpa Alkohol dan Pewangi Atasi PIH pada Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Terpikat Mantan Bek Persib Federico Barba, Filippo Inzaghi: Jaminan Palermo Promosi

Terpikat Mantan Bek Persib Federico Barba, Filippo Inzaghi: Jaminan Palermo Promosi

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Tren Gaya Hidup Baru Perempuan Gen Z: Dari Quiet Luxury ke Quiet Living

Tren Gaya Hidup Baru Perempuan Gen Z: Dari Quiet Luxury ke Quiet Living

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal

Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal

Jogja | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Tiga Jam Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie, Kejagung Sita Dokumen Pencucian Uang

Tiga Jam Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie, Kejagung Sita Dokumen Pencucian Uang

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A

Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:37 WIB

×