Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sendiri telah memberikan klarifikasinya atas kritikan terhadap manuver kontroversialnya saat blusukan dengan menelepon Pemprov DKI Jakarta.
Ia menuturkan hal tersebut dilakukan demi menyampaikan keluhan masyarakat, ia juga mengaku sering dihubungi oleh kepala-kepala daerah dalam penyampaian keluhan-keluhan yang dialami masyarakat setempat.
"Karena kami juga sering diteleponi oleh kepala daerah, itu sesuatu yang biasa," ujarnya, Minggu (25/06/2023).