CEK FAKTA: Ponpes Al Zaytun Halalkan Zina, Asal Bisa Bayar Rp2 Juta

Suara Liberte

Senin, 03 Juli 2023 | 13:06 WIB
CEK FAKTA: Ponpes Al Zaytun Halalkan Zina, Asal Bisa Bayar Rp2 Juta
Panji Gumilang menghalalkan zina, asal dosanya nanti ditebus dengan membayar sebesar Rp 2 juta rupiah?

Beredar video berjudul ‘MAKIN SESAT, TOKOH INI HALALKAN ZINA DS4NYA AKAN DIHAPUS DGN BAYAR 2 JUTA’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Jumat (30/06/23).

 

Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa di dalam Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang dipimpin Abdus Salam Panji Gumilang alias Panji Gumilang menghalalkan zina, asal dosanya nanti ditebus dengan membayar sebesar Rp 2 juta rupiah. 

 

Narasi itu juga ditambah, bahwa yang membuat peraturan itu adalah Panji Gumilang, selaku pemimpin ponpes.

 

Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail adanya sekelompok pria yang berkumpul dalam satu meja kemudian salah seorang wajahnya dilingkari oleh tanda merah, seolah-olah dialah yang mengajarkan ajaran sesat tersebut. 

 

Video itu pun disertai tulisan ‘AL ZAYTUN MAKIN SESAT, HALALKAN SANTRINYA BERZINA ASAL BAYAR 2 JUTA’.

baca juga



PENJELASAN

 

Pernyataan mengenai penghalalan berzina dengan membayar Rp2 juta ini pertama kali dilontarkan oleh tokoh Negara Islam Indonesia (NII) Ken Setiawan.

 

Ia mengklaim bahwa telah membongkar praktik menyimpang di Ponpes yang berada di Indramayu, Jawa Barat tersebut.

 

Dijelaskan bahwa para santri dilarang berzina bahkan berpacaran, namun diduga boleh jika memiliki kekayaan, karena dosa tersebut dapat ditebus dengan uang.

 

Tak hanya itu, ponpes tersebut juga disebut oleh dia akan membangun pesantren kristen. Pernyataan ini sayangnya tak pernah keluar dari mulut Panji Gumilang. 

 

“Gak boleh pacaran, gak boleh berzina, kalau gak punya duit. Kalau punya duit, bisa dilakukan. Nanti ada majelis hukumnya bertahkim, kena pasal sekian, kena dosa, (dengan bayar) dua juta dosanya hilang,” kata Ken Setiawan, dalam channel Youtube Heri Pras.

 

Terkait tuduhan itu, pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang membantah. Ini dijelaskannya saat diwawancarai Andy F Noya dalam program Kick Andy.

 

Menurutnya tuduhan tersebut merupakan cara untuk menjatuhkan nama baiknya dan ponpes Al Zaytun yang sudah lama dibangunnya dengan susah payah hingga menjadi besar sampai saat ini.

 

Untuk diketahui, kini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD tengah menyelidiki dugaan penyimpangan ajaran dalam Ponpes ini.

 

Dalam keterangan terbarunya, Mahfud tidak pernah mengatakan bahwa penyelidikan telah menemukan adanya unsur seksual, seperti yang dinarasikan dalam video yaitu penghalalan zina yang melibatkan santri. 

 

Ditelusuri dari Google Image, thumbnail yang melihatkan adanya sekelompok orang yang diisukan sebagai elite ponpes adalah rekayasa atau editan komputer.

 

KESIMPULAN

 

Video ‘MAKIN SESAT, TOKOH INI HALALKAN ZINA DS4NYA AKAN DIHAPUS DGN BAYAR 2 JUTA’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Enam Jemaah Haji dari Embarkasi Padang Meninggal di Tanah Suci

Enam Jemaah Haji dari Embarkasi Padang Meninggal di Tanah Suci

News | Minggu, 02 Juli 2023 | 21:03 WIB

Apes! Pasca Jadi Juara, Negara Ini Tak Pernah Lagi Lolos Piala Dunia U-17

Apes! Pasca Jadi Juara, Negara Ini Tak Pernah Lagi Lolos Piala Dunia U-17

Your Say | Minggu, 02 Juli 2023 | 21:00 WIB

Tips Posisi Seks Untuk Suami Biar Tahan Lama Di Ranjang, Dijamin Tak Cepat Keluar

Tips Posisi Seks Untuk Suami Biar Tahan Lama Di Ranjang, Dijamin Tak Cepat Keluar

Lifestyle | Minggu, 02 Juli 2023 | 21:01 WIB

Terkini

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB

4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G

4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:15 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!

Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:00 WIB

ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk

ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:00 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:56 WIB

3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama

3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:55 WIB

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:52 WIB

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:47 WIB