PDI Perjuangan (PDIP) akhirnya menanggapi sejumlah isu terkait dengan manuver politis, yakni tebar endorse yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Pilpres 2024.
Pihaknya mengatakan bahwa mereka sengaja membiarkan hal itu karena langkah orang nomor satu dalam pemerintahan itu diperlukan guna menjaga kondusivitas jelang pesta demokrasi.
Olah karenanya, ia dengan tegas mengatakan bahwa masyarakat tak perlu risau dengan arah dukungan dari Jokowi. Endorse-endorse yang diberikan olehnya untuk bakal calon presiden adalah guna menciptakan stabilitas di Indonesia. Dengan ini, tak mungkin ia mendukung Prabowo Subianto.
"Pak Jokowi memilih Pak Prabowo? Jadi, itu saya luruskan. Itu tidak benar," tegas Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kamis (06/07/2023).
Pihaknya sendiri mendukung sikap ini, Presiden Jokowi harus mendapatkan apresiasi karena berani mengambil langkah unik guna menjaga situasi nasional yang kondusif dan aman seperti sekarang.
Sebelumnya, Presiden Jokowi dikabarkan mendukung sosok dari Prabowo. Hal ini karena sejumlah manuver endorsenya untuk menteri pertahanan tersebut, paling mengejutkan adalah saat puncak peringatan ulang tahun Perindo di Jakarta, Senin (07/11/22).
"Dua kali di pilpres juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," ucapnya depan sejumlah elite politikus yang hadir dalam acara tersebut.