Pemerhati Sosial dan Politik, Tatok Sugiarto kembali memberikan kritikan pedasnya terkait dengan polemik seputar renovasi dari Jakarta International Stadium (JIS).
Ia mengatakan bahwa stadion tersebut merupakan milik dari Indonesia. Oleh karenanya pemerintah tak perlu banyak alasan jika ingin merenovasi atau menggunakan stadion yang dibangun oleh Anies Baswedan.
"Kalau mau pakai, pakai aja. Bro gak usah muter-muter kesana kemari, JIS milik Indonesia. Rumputlah, bus gak bisa masuklah, atap mau digantilah," ungkapnya seperti dikutip Rabu (12/7).
Ucapan ini bukan tanpa alasan, pemerintah dianggap memiliki tujuan politis dalam keinginannya untuk merenovasi JIS. Pasalnya stadion tersebut identik dengan sosok dari Anies.
Mantan menteri pendidikan itu sendiri sebenarnya sudah memberikan restunya untuk renovasi tersebut, sama seperti Tatok. Ia mengatakan bahwa tempat tersebut adalah milik dari Indonesia.
Namun sejumlah pihak yang mendukung sosok tersebut tak sejalan dengan Anies. Mereka terus mempersalahkan persoalan dari renovasi JIS.
Di sisi lain, Erick Thohir telah membantah bahwa renovasi ini bersifat politis. Ia menegaskan renovasi dilakukan demi memastikan kesuksesan dari ajang Piala Dunia U-17 di Indonesia.