Pengamat perkotaan Yayat Supriatna mengatakan, konsultan desain dan konstruksi bangunan asal Inggris Buro Happold perlu bertanggung jawab terhadap Jakarta International Stadium (JIS).
Yayat menyoroti Buro Happold yang menghapus informasi mengenai JIS dalam laman websitenya tapi kemudian data tersebut dicantumkan kembali seperti sebelumnya.
"Kalau mereka mencantumkan kembali menurut saya mereka bertanggung jawab. Ya itu kan juga tekanan publik juga kan kalau anda hit and run tidak bertanggung jawab tentu akan menghilangkan berarti Anda, reputasi Anda tidak meyakinkan," kata Yayat dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Jumat (14/7/2023).
Anggota Tim Ahli Bangunan Gedung DKI Jakarta itu mengingatkan Buro Happold merupakan perusahaan profesional sehingga tidak perlu menghindari polemik yang terjadi terhadap JIS.
"Kalau mereka memang bertanggung jawab sebagai pengawasnya, pendampingnya tentu mereka jangan takut," ujarnya.
"Kalau menurut saya kalau kerja profesional salah-benar itu persoalan lain," tambah dia.
Yayat mendesak Buro Happold memberikan informasi dan pernyataan selengkap-lengkapnya kepada publik dengan profesional sehingga tidak ada lagi yang ditutup-tutupi mengenai JIS.
"Pokoknya gini, berikan informasi yang lengkap supaya masyarakat tidak andilau: antara dilema dan kegalauan. Beri saja," imbuhnya.
"Kalau kerja profesional itu kalau ada yang bagus katakan dia bagus, kalau ada yang kurang katakan yang kurang, tapi kekurangan itu harus profesional," ujarnya.
Sebagai sebuah perusahaan profesional, sambungnya, Buro Happold wajib menghindari pernyataan-pernyataan yang bersifat politis sehingga fokus utama memberikan solusi terbaik untuk JIS.
"Jadi pertanyaan kita adalah kalau pendekatannya terkait dengan persoalan teknis, harus ada kajian teknisnya, layak atau tidak layaknya, jadi lepaskan persoalan politiknya, katakan sejujurnya secara teknis karena kalau dia tidak ikut bertanggung jawab berarti personalitasnya tidak muncul," pungkas dia.