Pengamat Politik, Jhon Sitorus terheran-heran dengan ucapan dari NasDem. Hal ini menyusul kegeraman mereka terhadap pelantikan dari Budi Arie Setiadi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Partai tersebut baru-baru ini menilai bahwa pengangkatan tersebut gasab bahkan tidak halal karena telah mengambil secara sepihak hak yang harusnya menjadi milik dari NasDem. Hal ini langsung menjadi kontroversi dan mengundang kritik netizen termasuk Jhon.
Ia mengatakan partai tersebut seharusnya merasa malu mengingat korupsi yang menjerat sosok dari Johnny Plate. Jhon mengingatkan bahwa sosok tersebut adalah kader dari Partai NasDem.
"Mestinya NasDem ngaca lalu merasa malu. Dulu kala hak itu diberikan, kadernya Johnny G Plate malah korupsi BTS," sindirnya seperti dilansir pada Selasa (18/7).
Jhon mengingatkan bahwa perombakan kabinet adalah hak prerogatif yang dimiliki oleh Presiden Jokowi. Hal ini tak bisa diatur oleh partai politik manapun sekalipun yang menjadi pengusung dari sosok tersebut.
"Jokowi sebagai bos, tak bisa diintervensi. Posisi itu, hak prerogatif presiden, bukan partai politik," jelasnya.
Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Effendy Choirie menyuarakan kegeramannya atas pelantikan dari Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika alias Menkominfo.
Namun meskipun begitu, pihaknya sudah tak akan mempermasalahkan hal itu lagi karena menurut pihaknya, presiden sudah bertindak semaunya sendiri jelang pesta demokrasi.
“Ya sak karep’e (terserah) Jokowi-lah. Kan dia selama ini sudah sak karep-karep’e dewe (seenaknya sendiri),” ucap Effendy saat ditemui di Apel Siaga Perubahan.