Wasekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, mengomentari pertemuan Politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Soedjatmiko dan Bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Jansen yang menjadi tim sukses Prabowo di Pilpres 2019 lalu menilai tidak ada batasan terhadap tim rekruitmen belakangan layar Prabowo. Ia bahkan memprediksi ‘transfer pemain’ terlihat belum akan berhenti bahkan akan terus berlanjut.
“Ngeriii.. No limit kelihatannya tim rekruitmen belakang layar pak Prabowo ini. Transfer pemain baru kelihatannya belum akan berhenti terus lanjut,” ujar Jansen, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @jansen_jsp pada Kamis (20/7/2023).
Ia menyoroti banyaknya rekan-rekan yang mengkritik keras Prabowo di Pilpres 2019 sekarang justru beralih mendukung Prabowo.
Elit Partai Demokrat itu mengingatkan tujuan semua rekan-rekan seperjuangan adalah untuk menjaga Pemilu berjalan bebas dan tanpa rasa takut.
“Selamat untuk seluruh teman-teman yang sekarang sudah ada di tim Pak PS. Komitmen kita bersama, di tim manapun kita nanti: mari kita jaga Pemilu kita ini bebas dan tanpa rasa takut,” ujar Jansen.
Selain itu, Jansen juga berpesan untuk tidak memainkan politik jegal-jegalan dan membiarkan semua orang memiliki peluang yang sama.
“Tak usahlah kita mainkan politik jegal-jegalan. Biarkan saja semua yang punya peluang untuk maju, biar nanti suara rakyat yang menentukan siapa yang menang dan terpilih,” ujar Jansen.
Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko bertemu dengan Prabowo pada Selasa (18/7/2023). Dia mengatakan bahwa pertemuannya itu atas keinginannya sendiri, tidak mewakili partai.
Baca Juga: Ada Wong Pasar Kliwon Solo, Ini Susunan Komite PSSI Kepengurusan Erick Thohir
“Saya ingin mengatakan bahwa ini tidak mewakili partai, ini pribadi,” katanya usai bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, dikutip dari Suara.com.