Beredar di media sosial Facebook video narasi beredarnya petunjuk Pemilu berbahasa Mandarin diduga untuk memenangkan salah satu kandidat calon presiden.
Akun Facebook dengan nama Esha mengatakan bahwa petunjuk Pemilu berbahasa Mandarin tersebut merupakan upaya untuk membuat Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan kalah.
Di dalam unggahan tersebut terdapat dua video rekaman suara yang dilampirkan. Pertama, video berisi pengakuan seseorang bernama Kolonel PPIR Yananto Baroto yang mengatakan tentang tata cara Pemilu berbahasa mandarin.
Sementara itu video kedua berisi rekaman dengan foto Ganjar Pranowo yang menyatakan bahwa Gubernur Jawa Tengah itu telah dipersiapkan oleh Partai Komunis Cina sejak 3 tahun lalu dengan sokongan dana pemenangan sebesar Rp200 juta untuk satu kali kegiatan.
Berikut narasi yang ditulis pemilik akun: “Walah-Walah pilpres 2024 yang punya gawe bangsa Indonesia, kok ada petunjuk pemilu berbahasa china ini untuk siapa kalau bukan untuk mengalahkan Anies dengan cara curang…. gawat, gawat, gawat kalau bangsa indonesia gak cermat dan peka…. ”
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id, isu tata cara Pemilu berbahasa Mandarin merupakan hoaks lama yang kembali dimunculkan.
Pasalnya, tidak ditemukan data valid terkait Kolonel PPIR Yananto Baroto yang diklaim dalam narasi tersebut.
Selain itu, tidak dapat dikonfirmasi perihal kebenaran Ganjar didanai oleh Partai Komunis Cina. Gambar dalam video aslinya merupakan gambar Ganjar saat bersama dengan beberapa pengusaha di Jawa Timur yang menyatakan dukungannya kepada Ganjar.
Berdasarkan penjelasan tersebut, narasi beredarnya petunjuk Pemilu berbahasa Mandarin untuk mengalahkan Anies Baswedan dan memenangkan Ganjar Pranowo termasuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Baca Juga: Akhirnya Muncul, Rizka Atok Bantah Tudingan Meylisa Zara sebagai Penyuka Sejenis