Kehidupan artis senior Dewi Yull memang nampaknya cukup dramatis. Setelah rumah tangganya kandas dengan Ray Sahetapy usai hidup bersama selama berpuluh-puluh tahun, Dewi kembali mendapat ujian besar dari anak-anaknya.
Seperti diketahui bahwa Dewi Yull dikaruniai 4 orang anak dari pernikahannya bersama Ray Sahetapy. Namun, 2 anaknya divonis sebagai penyandang disabilitas.
Kenyataan itu tentu saja seakan menampar Dewi Yull. Terlebih lagi, pihak keluarga besarnya justru menganggap ujian itu sebagai akibat atas dosanya di masa lalu.
Sebab, sewaktu ingin menikah dengan Ray Sahetapy, Dewi Yull sebenarnya tidak mendapat restu. Alhasil, keluarga besar menganggap musibah yang dialami penyanyi senior ini disebabkan karena kesalahannya sendiri.
"Tekanan sosial itu lebih jahat ya, lebih kejam ya, itu ada keluarga besar yang ngomong, 'dosa apa si Dewi sampai dikasih anak begitu', itu baru satu, terus saya bilang, 'saya banyak dosa, karena saya manusia biasa, saya penuh dosa dan kelemahan," ujar Dewi Yull, dikutip dari YouTube Melaney Ricardo pada Rabu (26/7).
Saat itu, ia pun ikut mempertanyakan pada Tuhan terkait takdirnya. Pasalnya, Dewi Yull sudah cukup terpuruk dengan realita bahwa anak pertamanya divonis tuli dan bisu.
Tak berselang lama, anak ketiganya juga ternyata divonis sebagai penyandang disabilitas.
"Aku mempertanyakan itu kepada Tuhan, 'Ini anak laki-laki Tuhan, dia bakal jadi kepala keluarga, kenapa nggak Gizca aja? Aku capek, apa nggak cukup satu aja? Jawablah pertanyaanku'," jelas Dewi.
Lebih lanjut, Dewi Yull membagikan proses saat ia akhirnya bisa berdamai untuk menerima takdir yang telah ditetapkan untuknya.
Baca Juga: Sempat Nekat Nikah Beda Agama, Dewi Yull Dituding Dapat Kutukan
"Terus aku doa dan baca Al-Qur'an, pas aku buka, pas banget kalimatnya, 'Maka dari keduanya, keluarlah mutiara dan marjan', itu surat Ar-Rahman, di situ aku nangis, aku minta ampun, nggak akan pernah nanya lagi apapun yang Kau berikan dalam hidupku, aku sumpah kayak gitu," pungkasnya.
Alih-alih terpuruk, kini Dewi Yull menikmati buah kesabarannya. Sebab semua anaknya saat ini sudah sukses, termasuk sang anak yang telah divonis tuli.