Pengakuan Michelle Ashley soal dirinya yang pernah mendapat tindakan pelecehan memang menuai atensi publik. Terlebih lagi, pelaku yang melecehkan dirinya adalah sang ayah tiri atau suami dari ibunya sendiri, Pinkan Mambo.
Tentu saja hal itu membuat Michelle Ashley sangat terpukul. Apalagi putri Pinkan Mambo itu mengakui bahwa dirinya baru berusia 12 tahun saat mendapat tindakan pelecehan.
Michelle Ashley pun lama menutupi soal pelecehan tersebut. Namun, baru-baru ini ia akhirnya memutuskan untuk mengumumkannya ke publik.
Dalam podcast bersama Nadia Alaydrus, Michelle Ashley membongkar kronologi saat dirinya dilecehkan. Ia mengungkap bahwa saat itu ia baru saja selesai mandi.
"Aku lagi mandi terus keluar, pakai handuk. Terus karena lemari aku ada di kamar mami, jadi abis ke kamar mandi aku ke kamar mami," katanya, dikutip dari YouTube Nadia Alaydrus pada Kamis (27/7).
"Di situ aku taunya nggak ada orang lagi di rumah. Tapi ternyata jadi kayak kasurnya di balik lemari dan tiba-tiba ada suaminya mami aku dan itu (pelecehan) kejadian," sambung Michelle.
Tindakan pelecehan yang berlangsung secara cepat itu membuat Michelle Ashley sangat terkejut. Awalnya, ia pun takut untuk menceritakan kejadian itu pada Pinkan Mambo.
"Aku mau ngomong sama mami aku atau yang lain takut karena aku jadi ngerasa malu. Aku mikir kenapa nggak minta tolong, malah diem doang," sebutnya.
Namun, karena tak sanggup lagi memendam, ia akhirnya nekat memberitahukan peristiwa pelecehan yang dialaminya.
Baca Juga: Anaknya Dilecehkan oleh Ayah Tiri, Pinkan Mambo Akui Ogah Ceraikan Suami Karena Hal Ini
"Aku masuk ke kamar mami, tiba-tiba langsung nangis tanpa penjelasan apa-apa. Terus langsung jelasin kejadiannya. Terus abis itu mami nggak melakukan apa-apa," jelasnya.
Meski begitu, tanggapan sang ibu justru di luar harapan Michelle Ashley. Alih-alih merasa dikasihani, Pinkan Mambo justru seolah bersikap santai saja.
Pelantun Kekasih yang Tak Dianggap itu bahkan masih mempertahankan rumah tangganya dengan sosok pria yang sudah melecehkan putrinya sendiri.